MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan Dewan Perdamaian (Board of Peace), yang dibentuknya bersama dengan beberapa negara, mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata secara menyeluruh terhadap Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata lainnya di Gaza.
Trump mengatakan kesepakatan yang ia sebut sebagai langkah "bersejarah" menuju perdamaian dan keamanan itu akan dilaksanakan secara bertahap. Bersamaan dengan hal itu, pasukan Israel di Gaza pun akan ditarik.
Kesepakatan ini akan dilaksanakan melalui tahapan yang disusun dengan cermat. Setelah pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan ditarik mundur dan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) akan bekerja sama dengan pasukan kepolisian Palestina yang baru untuk memastikan keamanan Gaza bagi penduduknya dan negara-negara tetangganya,
tulis Trump dalam sebuah postingan di platform media sosialnya, Truth Social.
Baca juga:
Pasukan TNI Siaga untuk ke Gaza, Operasional Tunggu Komando Board of Peace
Ia menambahkan, kesepakatan itu merupakan "tonggak penting" dalam pelaksanaan rencana 20 poinnya untuk Gaza. Wilayah tersebut pada akhirnya akan diperintah oleh pemerintahan Palestina yang baru, yang akan bekerja sama secara erat dengan Dewan Perdamaian untuk membantu rakyat Palestina.
Trump menyampaikan, terima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas upaya mediasi mereka. Peran ketiga negara tersebut, bersama tim pemerintahannya, telah memungkinkan tercapainya terobosan bersejarah.
"Setahun lalu, terjadi perang yang berkecamuk, krisis kemanusiaan, dan para sandera ditahan dalam penyekapan brutal. Kami telah mencapai kemajuan bersejarah dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," jelasnya.
Dalam unggahan di platform media sosial X, Dewan Perdamaian menyatakan Hamas telah menyetujui peta jalan rinci untuk melaksanakan tahapan berikutnya dari gencatan senjata di Gaza.