Prabowo Minta Percepatan Pembangunan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar di Daerah

1 jam, 27 menit lalu - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk segera mempercepat pembangunan jembatan penyeberangan yang sangat dibutuhkan oleh para pelajar di berbagai daerah terpencil.

Instruksi ini disampaikan oleh Prabowo saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Gedung Grha Bhasvara Icchana, Jakarta, pada Jumat (28/11) malam.

Urgensi Keselamatan Anak dan Infrastruktur Dasar

Dalam pidato kuncinya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang berhubungan langsung dengan keselamatan dan masa depan anak-anak Indonesia.

Baca juga:

Ketika Video Anak Sekolah Menyeberangi Sungai Bikin Presiden Prabowo Batalkan Janji Libur Akhir Pekan

Prabowo secara khusus menyoroti laporan warga dan video mengenai kondisi siswa yang setiap hari harus mempertaruhkan nyawa dengan menyeberangi sungai demi sampai di sekolah. Ia menegaskan bahwa masalah vital seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

"Ada 300.000 titik penyeberangan sungai dan jembatan serupa di seluruh Indonesia. Angka-angka pertumbuhan ekonomi bagus, tetapi rakyat kita anak-anak kita setiap hari basah saat tiba di kelas. Ini yang harus kita jawab dengan tindakan," tegasnya.

Pembentukan Satgas Darurat Jembatan dan Kolaborasi Multisektor

Untuk mengatasi masalah tersebut dengan cepat, Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan Satgas Darurat Jembatan yang akan melibatkan berbagai unsur negara. Presiden memerintahkan Menteri Pendidikan Tinggi untuk menggerakkan universitas agar membantu dalam desain dan perencanaan konstruksi jembatan.

Selain itu, Prabowo juga menyebut bahwa TNI dan Polri, khususnya seluruh Batalyon Zeni dan kompi konstruksi, harus turun langsung ke lapangan dan berfokus pada titik-titik prioritas.

Semua kementerian dan lembaga terkait juga diinstruksikan untuk mempercepat eksekusi proyek tanpa terhambat oleh prosedur yang rumit atau memakan waktu.

Baca juga:

Presiden Prabowo Pastikan Bantuan Bencana Sumatra Dikirim Terus-Menerus

Presiden menekankan bahwa sudah saatnya beralih dari wacana ke aksi nyata. “Tidak ada lagi seminar, tidak ada simposium. Kita kerjakan. Kita selesaikan. Anak-anak kita teriak, kita harus jawab,” ujarnya.

Penyelesaian Persoalan Mendasar di Lapangan

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas kinerja para menteri dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan makro ekonomi harus diimbangi dengan penyelesaian tuntas persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.

"Rakyat kita yang paling miskin tidak bisa menunggu. Eksekusi sekarang adalah kunci," pungkasnya. (Asp)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan