Politisi Golkar Minta Kader yang Dipecat Setnov Direhabilitasi

Jumat, 01 Desember 2017 - Andika Pratama

MerahPutih.com - Permintaan untuk menggelar Munaslub Partai Golkar guna mengganti Setya Novanto terus berhembus kencang. Sejumlah DPD I mulai mendesak agar pengurus pusat segera melakukan Munaslub.

Terkait hal itu, politisi Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnaen menilai perlu adanya rahabilitasi kader usai pergantian Setya Novanto. Pasalnya, saat dia memimpin Golkar, ada sejumlah nama kader yang dipecat karena bersuara kritis.

"Harus ada rehabilitasi terhadap orang-orang yang telah dipecat Setya Novanto saat menjabat sebagai Ketua Umum partai. Seperti Doli, rugi kalau anak muda seperti Doli tidak ada di Golkar," ucap Happy dalam diskusi bertajuk 'Munaslub: Golkar Masa Depan, Harapan dan Tantangan' di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Jum'at (1/12).

Sebagaimana diketahui, Doli dipecat sebagai anggota Partai Golkar pada 30 Agustus 2017 lalu. Pemecatan ini terjadi lantaran Doli dianggap terlalu keras dalam mengkritik Setya Novanto.

Sebelum dipecat, Doli melalui Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) memang gencar mengkampanyekan pemberhentian Setnov lantaran terlibat dalam kasus korupsi KTP Elektronik.

Selain Doli, ada juga nama Yorrys, yang pernah bermasalah dengan Novanto hingga berakhir pemecatan dari posisinya di DPP Golkar.

Padahal, menurut Heppy pemecatan kader hanya dapat dilakukan dengan tiga syarat, yaitu mengundurkan diri, tidak aktif dalam kegiatan partai dan melakukan tindakan tercela.

"Orang seperti Doli ini kan sama sekali tidak melakukan tindakan tercela," tutupnya. (Fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan