Politisi Golkar Minta Kader yang Dipecat Setnov Direhabilitasi
Happy Bone Zulkarnaen. Foto: MP/Fadhli
MerahPutih.com - Permintaan untuk menggelar Munaslub Partai Golkar guna mengganti Setya Novanto terus berhembus kencang. Sejumlah DPD I mulai mendesak agar pengurus pusat segera melakukan Munaslub.
Terkait hal itu, politisi Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnaen menilai perlu adanya rahabilitasi kader usai pergantian Setya Novanto. Pasalnya, saat dia memimpin Golkar, ada sejumlah nama kader yang dipecat karena bersuara kritis.
"Harus ada rehabilitasi terhadap orang-orang yang telah dipecat Setya Novanto saat menjabat sebagai Ketua Umum partai. Seperti Doli, rugi kalau anak muda seperti Doli tidak ada di Golkar," ucap Happy dalam diskusi bertajuk 'Munaslub: Golkar Masa Depan, Harapan dan Tantangan' di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Jum'at (1/12).
Sebagaimana diketahui, Doli dipecat sebagai anggota Partai Golkar pada 30 Agustus 2017 lalu. Pemecatan ini terjadi lantaran Doli dianggap terlalu keras dalam mengkritik Setya Novanto.
Sebelum dipecat, Doli melalui Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) memang gencar mengkampanyekan pemberhentian Setnov lantaran terlibat dalam kasus korupsi KTP Elektronik.
Selain Doli, ada juga nama Yorrys, yang pernah bermasalah dengan Novanto hingga berakhir pemecatan dari posisinya di DPP Golkar.
Padahal, menurut Heppy pemecatan kader hanya dapat dilakukan dengan tiga syarat, yaitu mengundurkan diri, tidak aktif dalam kegiatan partai dan melakukan tindakan tercela.
"Orang seperti Doli ini kan sama sekali tidak melakukan tindakan tercela," tutupnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?
Ketum Bahlil Lahadiala Bagikan 610 Ribu Paket Sembako Peringati HUT Ke-61 Partai Golkar
Golkar Nilai Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Nasional Sebagai Hal Wajar, Era Orde Baru Resmi Dihormati Negara?
Bahlil Tolak Tunduk Narasi Negatif, Golkar Klaim Publik Lebih Cerdas Menilai