Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Politikus PDIP Tuding Andi dan Rini Miliki Watak Brutus

Adinda Nurrizki - Minggu, 08 Februari 2015

MerahPutih Politik - Serangan terhadap Sekretaris Kabinet (Sekab) Andi Widjajanto dan Menteri BUMN Rini Soemarno terus dilakukan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Usai Effendi Simbolon, kini serangan kembali dilontarkan anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu. Dalam sebuah diskusi mingguan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Masinton menuding kedua orang tersebut berusaha menghalangi komunikasi antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Itu ada yang selalu membentengi dan siapa yang membentengi ada yang namanya AW dan RS itu. Nah, sekarang mereka anggota kabinet," kata Masinton dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Sabtu (7/2).

BACA JUGA: Politisi PDIP: Kritikan Effendi Simbolon Terhadap Jokowi Kurang Wajar

Legislator asal daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II menambahkan, pengaruh kedua orang tersebut mulai terlihat saat keduanya ditunjuk sebagai deputi di tim transisi Joko Widodo. Saat berada di tim transisi itulah keduanya kerap memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo tanpa terlebih dahulu berkomunikasi dengan Megawati Soekarnoputri.

"Sekarang mereka di kabinet, cengkramannya makin kuat lagi untuk menjauhkan," sambung Masinton.

Masih kata Masinton, kedua orang tersebut bekerja untuk kepentingan bisnis dan meraup keuntungan semata. Keduanya sambung Masinton juga menjauhkan Presiden Joko Widodo dari aspirasi yang diiginkan publik. Masinton juga menudung kedua orang tersebut berpotensi kuat membajak program Nawa Cita yang sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo.

"Itu orang yang memiliki watak dan karakter brutus. Brutus itu loyal di depan, tapi menikam dan membunuh paling awal," tandas Masinton.

BACA JUGA: Pengamat: Kritikan Effendi Simbolon Kepada Jokowi Dipicu Kekecewaan

Sebelumnya Effendi Simbolon juga menuding Andi Widjajanto sebagai orang pengkhianat. Tudingan juga dialamatkan kepada Rini Soemarno sebagai agen neo liberal. Bukan hanya itu Effendi menuding Rini bersama dengan kroninya akan menguasai 7 sektor energi di tanah air.

Untuk diketahui, Brutus atau Marcus Junius Brutus Caepio (85-42 SM) adalah seorang senator Roma yang merencanakan pembunuhan kaisar Roma Julius Caesar. Brutus sendiri berhasil menggalang konsolidasi dan kemudian akhirnya membunuh Julius Caesar pada 15 maret 44 SM yang kemudian mencetuskan perang saudara di Republik Roma. Brutus kemudian diadili oleh Senatus sebagai “pengkhianat” kerajaan. (bhd)

 

Baca Artikel Asli