Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polisi Pastikan Tak Ada Pergerakan Orang di Pelabuhan Merak

Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2020

Merahputih.com - Kakorlantas Polri, Irjen Istiono menegaskan aktivitas di Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu semakin sepi. Hal itu menandakan bahwa kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk tidak mudik.

"Saya apresiasi kesadaran masyarakat untuk tidak mudik sangat bagus," kata Istiono melalui keterangan tertulis, Senin (27/4).

Baca Juga

Buntut Pelarangan Mudik, Pengguna Jalan Tol Turun Drastis

Istiono mengatakan, selama tiga hari pelaksanaan larangan mudik sejak Jumat (24/4), kegiatan di Pelabuhan Merak mengalami penurunan.

Selama dua hari larangan mudik, petugas telah memutarbalikkan 350 unit kendaraan kembali ke arah timur. "Sudah tidak ada pergerakan (orang), hanya kendaraan barang dan logistik," ujar Istiono.

Istiono berharap arus lalu lintas maupun pergerakan kendaraan di Pelabuhan Merak terus menurun dari aktivitas di hari pertama penerapan pelarangan mudik.

Penurunan jumlah penumpang telah diprediksi oleh pihak ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak pada H-5 Hari Raya Idul Fitri, namun pada H-3 akan terjadi lonjakan arus mudik yang lebih tinggi dari sebelumnya. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Dia menegaskan masyarakat adalah ujung tombak pencegahan dan memutus wabah virus corona (COVID-19) yang telah tersebar di 34 provinsi.

"Karena itu pencegahan untuk orang tidak mudik sangat kami harapkan dari masyarakat itu sendiri," tutur Istiono.

Petugas harus menghalau sekitar 24 persen atau kurang lebih satu juta orang dari Pulau Jawa yang ingin mudik ke Sumatera.

Berdasarkan data Korlantas Polri, 5.041 mobil pribadi, bus, travel hingga kendaraan roda dua telah diperintahkan kembali ke daerah asal di 59 titik penyekatan dari Lampung hingga Jawa pada hari pertama.

Baca Juga

Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

Hari kedua mencapai 3.332 unit kendaraan sehingga terjadi penurunan jumlah kendaraan yang diberikan tindakan persuasif.

Terkait kendaraan roda dua, sebagaimana dikutip Antara, petugas juga mendirikan pos penyekatan dari Polres ke Polres secara berlapis pada jalur arteri. (*)

Baca Artikel Asli