Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Polisi Olah TKP dan Cari Saksi Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM Andrie Yunus

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Maret 2026

MerahPutih.com - Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga mengakibatkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan judicial review UU TNI.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus atas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

"Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca juga:

Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras, KontraS: Upaya Membungkam Suara Kritis

Polri telah melakukan berbagai langkah, khususnya penanganan tempat kejadian perkara serta beberapa rangkaian tindakan penyelidikan.

Penanganan ini didasari Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya tentang adanya tindak pidana penganiayaan berat, sebagaimana Pasal 467 ayat (2) dan/atau 468 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Bagian daripada menindaklanjuti atensi dan arahan Bapak Kapolri, penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup, baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri," katanya.

Saat ini sedang dilakukan pendalaman terhadap para saksi. Polri memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan sebagai bagian dari penegakan hukum, akan dilakukan secara berbasis ilmiah.

Johnny mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini untuk menyampaikan laporan kepada Polri.

"Kami pastikan warga yang memberikan informasi tetap kami berikan perlindungan," ujarnya.

Mantan Kapolda Papua Barat itu turut mendoakan agar korban bisa dapat segera pulih dan kasus ini bisa segera terungkap.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, kita berdoa semoga proses ini dapat segera mendapat titik terang, terungkap siapa pelaku dan tertangkap pelakunya sehingga terang benderang, termasuk motif," katanya.

Baca Artikel Asli