Talenta Ahli Digital Penting untuk Pemulihan Ekonomi setelah Pandemi
Selasa, 24 Mei 2022 -
TALENTA digital merupakan salah satu pilar penting dalam transformasi digital, serta pemulihan ekonomi setelah pandemi. Hal tersebut dipaparkan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Eng Hary Budiarto.
Menurut Hary, dalam Presidensi G20, khususnya untuk Digital Economy Work Group (DEWG), salah satu pembahasannya yakni ekonomi digital dalam rangka pemulihan ekonomi setelah pandemi.
Baca Juga:
Daftar Tren Digital Marketing yang Perlu Diketahui UMKM
Oleh karena itu, Hary menegaskan bahwa infrastruktur, pemerintahan, dan ekonomi digital tidak bisa dilaksanakan apabila SDM-nya tidak memanfaatkan serta menguasai teknologi digital.
"Oleh sebab itu, pilar ini penting untuk disiapkan," jelas Hary pada virtual pressconfrence, seperti dilansir ANTARA.
Hary menjelaskan akselerasi transformasi digital memerlukan sumber daya manusia yang unggul dan ahli, serta mengusai sejumlah bidang terkait, seperti big data analysis, pemasaran digital, pengembangan web, dan keamanan digital. Ia menambahkan Kemenkominfo memiliki berbagai upaya untuk menyiapkan talenta digital pada sejumlah tingkatan keahlian.
Tingkatan dasar berupa pelatihan literasi digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital. Pada 2021, ada sekitar 12,5 juta orang yang mengikuti pelatihan literasi digital.
Untuk tingkat menengah, Kemenkominfo telah menyiapkan Digital Talent Scholarship yang ditujukan bagi lulusan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi.
Pada program tersebut, pemerintah bekerja sama dengan universitas di dalam negeri, serta perusahaan teknologi, untuk memberikan pelatihan kepada 200 ribu perserta setiap tahunnya.
Untuk tingkat mahir, Kemenkominfo punya program Digital Leadership Academy untuk para pembuat kebijakan digital pada sektor pemerintahan maupun swasta. Setiap tahun, kementerian akan membuka kuota dari mulai 300 hingga 500 kursi.
Baca Juga:
Sementara itu, ada pula akademi untuk berbagai kalangan, semisal fresh graduate, kalangan profesional hingga aparatur sipil negara (ASN).
Selain itu, Kemenkominfo juga punya program Digital Enterpreneurship Academy (DEA) yang bertujuan menyiapkan SDM unggul guna mempercepat transformasi digital pada bidang kewirausahaan. Program tersebut bertujuan meningkatkan ekonomi digital dengan target yang dilatih di 2022 sejumlah 60 ribu orang.
Adapun sasaran program itu yakni untuk mencetak wirausahawan digital baru, up-scalling wirausahawan digital maju, serta pengembangan kewirausahaan digital pada desa yang inklusif. (Ryn)
Baca Juga:
Pentingnya Pengembangan Talenta Digital untuk Kemajuan Industri