Talenta Ahli Digital Penting untuk Pemulihan Ekonomi setelah Pandemi
Peran penting talenta digital untuk pemulihan ekonomi setelah pandemi (Foto: pixabay/sasint)
TALENTA digital merupakan salah satu pilar penting dalam transformasi digital, serta pemulihan ekonomi setelah pandemi. Hal tersebut dipaparkan Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Eng Hary Budiarto.
Menurut Hary, dalam Presidensi G20, khususnya untuk Digital Economy Work Group (DEWG), salah satu pembahasannya yakni ekonomi digital dalam rangka pemulihan ekonomi setelah pandemi.
Baca Juga:
Daftar Tren Digital Marketing yang Perlu Diketahui UMKM
Oleh karena itu, Hary menegaskan bahwa infrastruktur, pemerintahan, dan ekonomi digital tidak bisa dilaksanakan apabila SDM-nya tidak memanfaatkan serta menguasai teknologi digital.
"Oleh sebab itu, pilar ini penting untuk disiapkan," jelas Hary pada virtual pressconfrence, seperti dilansir ANTARA.
Hary menjelaskan akselerasi transformasi digital memerlukan sumber daya manusia yang unggul dan ahli, serta mengusai sejumlah bidang terkait, seperti big data analysis, pemasaran digital, pengembangan web, dan keamanan digital. Ia menambahkan Kemenkominfo memiliki berbagai upaya untuk menyiapkan talenta digital pada sejumlah tingkatan keahlian.
Tingkatan dasar berupa pelatihan literasi digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital. Pada 2021, ada sekitar 12,5 juta orang yang mengikuti pelatihan literasi digital.
Untuk tingkat menengah, Kemenkominfo telah menyiapkan Digital Talent Scholarship yang ditujukan bagi lulusan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi.
Pada program tersebut, pemerintah bekerja sama dengan universitas di dalam negeri, serta perusahaan teknologi, untuk memberikan pelatihan kepada 200 ribu perserta setiap tahunnya.
Untuk tingkat mahir, Kemenkominfo punya program Digital Leadership Academy untuk para pembuat kebijakan digital pada sektor pemerintahan maupun swasta. Setiap tahun, kementerian akan membuka kuota dari mulai 300 hingga 500 kursi.
Baca Juga:
Sementara itu, ada pula akademi untuk berbagai kalangan, semisal fresh graduate, kalangan profesional hingga aparatur sipil negara (ASN).
Selain itu, Kemenkominfo juga punya program Digital Enterpreneurship Academy (DEA) yang bertujuan menyiapkan SDM unggul guna mempercepat transformasi digital pada bidang kewirausahaan. Program tersebut bertujuan meningkatkan ekonomi digital dengan target yang dilatih di 2022 sejumlah 60 ribu orang.
Adapun sasaran program itu yakni untuk mencetak wirausahawan digital baru, up-scalling wirausahawan digital maju, serta pengembangan kewirausahaan digital pada desa yang inklusif. (Ryn)
Baca Juga:
Pentingnya Pengembangan Talenta Digital untuk Kemajuan Industri
Bagikan
Berita Terkait
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari