Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 45 menit lalu
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: dok. KSP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan ia tidak antikritik dan terbuka terhadap berbagai aspirasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dari kalangan akademisi dan pimpinan perguruan tinggi. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah pertemuan Presiden Prabowo dengan sekitar 1.200 rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1). Dalam pertemuan tersebut, Prasetyo mengungkapkan Presiden Prabowo menerima berbagai aspirasi, salah satunya dari pemimpin Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pemimpin UGM bahkan menyerahkan dokumen berisi sejumlah kritik dan masukan terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo. Menurut Prasetyo, peristiwa tersebut menunjukkan pemerintah tidak menutup diri terhadap kritik. Sebaliknya, masukan dari dunia akademik justru dipandang sebagai bagian penting dalam perumusan kebijakan publik.

“Ini merupakan salah satu saluran penyampaian masukan yang tentu saja kami perhatikan,” paparnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah



Prasetyo menegaskan setiap usulan yang disampaikan akan dicermati secara serius oleh pemerintah. Ia menilai aspirasi dari kalangan akademisi memiliki nilai strategis karena didasarkan pada kajian ilmiah dan perspektif yang objektif dalam melihat persoalan bangsa.

Terkait dengan substansi masukan yang disampaikan para pemimpin universitas, Prasetyo mengatakan pemerintah masih mempelajarinya secara mendalam. Seluruh aspirasi tersebut akan dikaji secara komprehensif sebelum ditindaklanjuti dalam kebijakan konkret

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyampaikan kepala negara secara khusus menyoroti kondisi geopolitik global yang terus berubah sehingga setiap negara dituntut untuk mampu berdiri mandiri dan memiliki daya tahan yang kuat.

Brian menambahkan Prabowo memandang Indonesia berada di tengah pusaran dunia yang sangat dinamis. Namun, kepala negara juga menekankan Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah. Kondisi ini menuntut kesiapan yang matang agar potensi nasional dapat dikelola optimal.

Oleh karena itu, perguruan tinggi diharapkan mampu mengambil peran signifikan dalam merespons tantangan, sehingga Indonesia mampu mandiri berdiri di atas kaki sendiri dan tak bergantung dengan negara lain.

"Presiden berharap perguruan tinggi benar-benar memainkan peran yang signifikan mencetak SDM-SDM kita yang unggul," imbuh Brian.(knu)

Baca juga:

Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan



Foto : Presiden Prabowo Subianto/ dok Setpres


#Presiden Prabowo #Pendidikan #Forum Rektor Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Menegaskan Presiden tidak antikritik dan terbuka terhadap berbagai aspirasi dari seluruh elemen masyarakat.
Dwi Astarini - 2 jam, 45 menit lalu
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Rincian kuota tersebut mencakup 1.000 kursi untuk beasiswa Garuda (S-1), 4.000 kursi untuk jenjang S-2 dan S-3, serta 750 kursi khusus bagi doktor spesialis.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Indonesia
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Langkah strategis ini dilakukan dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Indonesia
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor fundamental dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Indonesia
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Prabowo menekankan Taruna Nusantara mengemban misi suci melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas moral.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Indonesia
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Sekolah unggulan yang menyiapkan putra-putri terbaik bangsa telah lama menjadi bagian penting dalam pembangunan di berbagai negara maju.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Indonesia
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Prabowo meminta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri membereskan persoalan yang ada di Pertamina.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Prabowo menceritakan ketegasannya saat dihadapkan pada daftar puluhan perusahaan pelanggar aturan yang izinnya terancam dicabut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Presiden Prabowo menyentil pejabat yang tak paham Pasal 33 UUD 1945 untuk mengundurkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Bagikan