Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri

Prof Brian Yuliarto. (Dok. ITB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa sepanjang 2026 telah dilakukan penutupan terhadap 122 program studi (prodi) di Indonesia.

Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan merupakan kebijakan pemerintah untuk menghapus jurusan tertentu, melainkan bagian dari transformasi dan pengembangan program studi yang diusulkan oleh perguruan tinggi.

Pernyataan itu disampaikan Brian dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6).

Penutupan Prodi Berdasarkan Usulan PTN dan PTS

Brian menjelaskan bahwa seluruh penutupan program studi dilakukan berdasarkan usulan dari badan penyelenggara perguruan tinggi, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Seluruh penutupan itu adalah berdasarkan usulan dari badan penyelenggara, baik PTN maupun PTS,

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.

Menurutnya, sebagian besar penutupan tersebut berkaitan dengan perubahan nama maupun substansi program studi agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Baca juga:

2.432 Peserta Lolos SNBP UNS, Jurusan Manajemen Paling Banyak Diminati

Jurusan Berubah Menjadi Lebih Atraktif

Brian mencontohkan sejumlah program studi yang mengalami transformasi. Salah satunya adalah program studi matematika yang dikembangkan menjadi aktuaria karena dinilai memiliki prospek yang lebih spesifik terhadap kebutuhan industri.

"Jadi beberapa ada yang karena mahasiswanya berkurang, atau mereka ingin mengganti menjadi program studi yang lebih atraktif, seperti misalnya sebelumnya matematika menjadi aktuaria karena ketika lulusan aktuaria mereka fokus pelajarannya lebih banyak yang nantinya dibutuhkan oleh industri," ujar Brian.

Ia sekaligus meluruskan anggapan bahwa Kemendiktisaintek akan melakukan penutupan program studi secara masif untuk menyesuaikan kebutuhan industri masa depan.

"Terkait dengan isu yang kemudian berkembang bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi akan melakukan penutupan program studi untuk penyesuaian dengan industri yang akan berkembang di masa depan, kami dapat menyampaikan bahwa hal tersebut tidak menjadi kebijakan kami," tambahnya.

Baca juga:

Mendiktisaintek: 99% Kecurangan Ujian SNBT 2026 Terjadi di Jurusan Kedokteran

Fokus Pengembangan, Bukan Penghapusan Program Studi

Lebih lanjut, Brian menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan kementerian adalah pembinaan dan pengembangan program studi, bukan penutupan dalam arti menghilangkan bidang keilmuan tertentu.

Menurutnya, evaluasi program studi secara berkala oleh PTN maupun PTS menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi pendidikan tinggi terhadap perkembangan zaman.

"Jadi yang ada adalah program untuk pembinaan dan pengembangan program studi. Kenapa? karena sesungguhnya program studi itu tidak ditutup, tetapi lebih kepada substansinya, misalnya yang sebelumnya jurusan teknik elektro begitu ya, kemudian sekarang berkembang menjadi AI atau machine learning atau robotics," ujarnya.

Baca juga:

Tren Baru SNBT 2026, 10 Prodi PTN Terfavorit Justru Didominasi Jurusan Vokasi

Brian menjelaskan bahwa kebijakan penutupan program studi yang berlaku saat ini hanya merujuk pada dua ketentuan, yakni berdasarkan usulan perguruan tinggi atau sebagai konsekuensi dari sanksi pelanggaran berat.

Sekali lagi, kami sampaikan alih alih kita menutup, tetapi kita mengembangkan program studi untuk bisa sesuai, matching, dengan kebutuhan industri,

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.

Penyesuaian Kurikulum Jadi Kunci Relevansi Pendidikan Tinggi

Mendiktisaintek kembali menegaskan bahwa transformasi program studi lebih berfokus pada pembaruan substansi pembelajaran agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

"Tetapi bukan atau tidak dengan cara menutup program studi, tetapi lebih mengembangkan dan menyesuaikan dengan substansi yang diajarkan. Termasuk prodi pendidikan betul itu. Jadi seluruh prodi seperti itu," pungkasnya. (Pon)

#Mendiktisaintek #Perguruan Tinggi #Komisi X DPR RI #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Masih bingung apa itu pendidikan kesetaraan dan Kejar Paket C? Temukan info lengkap soal syarat masuk, metode belajar, hingga cara resmi mendapat ijazah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Rencana kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan yang telah berjalan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Indonesia
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Pemerintah berencana terlebih dulu menjalankan program percontohan (pilot project) dengan anggaran sekitar Rp 5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Pengamat sosial menyoroti soal biaya dan kualitas pendidikan. Hal itu terkait rencana kuliah gratis di PTN yang dicanangkan pemerintah.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Indonesia
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
program sekolah negeri gratis tetap dialokasikan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2027 atau dengan kata lain tidak menggunakan anggaran baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
Bagikan