Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pengeroyok Wartawan di Satpas SIM Daan Mogot Rupanya Calo dari Tangerang

Eddy Flo - Sabtu, 01 Februari 2020

MerahPutih.Com - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menjelaskan, dua orang calo yang di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat bernama Muhammad Taufan dan Johan yang mengeroyok wartawan Yohanes Riyadi (Yori), memang mencari orang untuk membuat SIM di sana.

Namun, kata dia karena proses pembuatan SIM di Satpas Daan Mogot sudah tidak bisa melalui calo, keduanya menawarkan pembuatan di Tangerang.

Baca Juga:

Polisi Bantah Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM Bukan Calo

"Ya itu kan calo padahal itu dia ngajak bikinnya di Tangerang, tapi nyari pelanggan di Satpas SIM Daan Mogot. Kan dia bilang di Daan Mogot sesuai prosedur gak bisa kan, makanya dia menawarkan kalau mau cepat ke Tangerang pak ayo saya bisa bawa selesai lah," kata Anton saat dihubungi Jumat (31/1).

Calo SIM pukul wartawan
Ilustrasi police line. (Foto: pixabay)

Kemudian, oleh Yori yang merasa resah dengan keberadaan calo karena terus diikuti, maka ia melaporkan kejadian itu ke Timsus Saber Pungli Satpas SIM.

Aksi penangkapan Taufan dan Johan sempat dilihat oleh rekan sesama Calo Tangerang.

"Nah sama si yori laporin lah ke Timsus di Satpas diamanin 2 orang itu mungkin, pelaku-pelaku pada lihat temannya ditangkap timsus kenapa ini. Nah makanya yang laporin dua orang ini dicegat," ungkap dia.

Ia juga masih kesulitan mengetahui jumlah pelaku yang mengeroyok Yori karena minim CCTV. Sehingga, pihaknya memilik mendalami kasus ini dengan memeriksa para pelaku.

Baca Juga:

Ungkap Dugaan Keberadaan Calo di Satpas SIM Daan Mogot, Wartawan Dikeroyok

"Sudah kita dalami ada yang kita tangkap lagi tersangka kan dijadikan saksi juga ditanya siapa yang mukuli," tandasnya.

Sebelumnya, Yori dikeroyok oleh Calo SIM Tangerang yang mencari pelanggan di Satpas SIM Daan Mogot. Ia dikeroyok di Jalan Daan Mogot KM 11, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (29/1) siang. Delapan pelaku langsung ditangkap tak lama setelah pengeroyokan.(Knu)

Baca Juga:

Nyamar Jadi Tim KPK Gadungan, Oknum Wartawan Peras Para Kades Puluhan Juta

Baca Artikel Asli