Kekerasan Wartawan

Pengeroyok Wartawan di Satpas SIM Daan Mogot Rupanya Calo dari Tangerang

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 01 Februari 2020
 Pengeroyok Wartawan di Satpas SIM Daan Mogot Rupanya Calo dari Tangerang

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menjelaskan, dua orang calo yang di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat bernama Muhammad Taufan dan Johan yang mengeroyok wartawan Yohanes Riyadi (Yori), memang mencari orang untuk membuat SIM di sana.

Namun, kata dia karena proses pembuatan SIM di Satpas Daan Mogot sudah tidak bisa melalui calo, keduanya menawarkan pembuatan di Tangerang.

Baca Juga:

Polisi Bantah Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Satpas SIM Bukan Calo

"Ya itu kan calo padahal itu dia ngajak bikinnya di Tangerang, tapi nyari pelanggan di Satpas SIM Daan Mogot. Kan dia bilang di Daan Mogot sesuai prosedur gak bisa kan, makanya dia menawarkan kalau mau cepat ke Tangerang pak ayo saya bisa bawa selesai lah," kata Anton saat dihubungi Jumat (31/1).

Calo SIM pukul wartawan
Ilustrasi police line. (Foto: pixabay)

Kemudian, oleh Yori yang merasa resah dengan keberadaan calo karena terus diikuti, maka ia melaporkan kejadian itu ke Timsus Saber Pungli Satpas SIM.

Aksi penangkapan Taufan dan Johan sempat dilihat oleh rekan sesama Calo Tangerang.

"Nah sama si yori laporin lah ke Timsus di Satpas diamanin 2 orang itu mungkin, pelaku-pelaku pada lihat temannya ditangkap timsus kenapa ini. Nah makanya yang laporin dua orang ini dicegat," ungkap dia.

Ia juga masih kesulitan mengetahui jumlah pelaku yang mengeroyok Yori karena minim CCTV. Sehingga, pihaknya memilik mendalami kasus ini dengan memeriksa para pelaku.

Baca Juga:

Ungkap Dugaan Keberadaan Calo di Satpas SIM Daan Mogot, Wartawan Dikeroyok

"Sudah kita dalami ada yang kita tangkap lagi tersangka kan dijadikan saksi juga ditanya siapa yang mukuli," tandasnya.

Sebelumnya, Yori dikeroyok oleh Calo SIM Tangerang yang mencari pelanggan di Satpas SIM Daan Mogot. Ia dikeroyok di Jalan Daan Mogot KM 11, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (29/1) siang. Delapan pelaku langsung ditangkap tak lama setelah pengeroyokan.(Knu)

Baca Juga:

Nyamar Jadi Tim KPK Gadungan, Oknum Wartawan Peras Para Kades Puluhan Juta

#Kekerasan Wartawan #Kekerasan Jurnalis #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan