Ungkap Dugaan Keberadaan Calo di Satpas SIM Daan Mogot, Wartawan Dikeroyok

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 Januari 2020
Ungkap Dugaan Keberadaan Calo di Satpas SIM Daan Mogot, Wartawan Dikeroyok

Ilustrasi. (Foto: Pixabay/kalhh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang wartawan bernama Yohanes Riyadi menjadi korban pengeroyokan di Satpas SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Daan Mogot pada Rabu (29/1).

Yori, sapaan akrab Yohanes, dikeroyok oleh sejumlah calo yang biasa mencari peruntungan di sana.

Baca Juga:

Nyamar Jadi Tim KPK Gadungan, Oknum Wartawan Peras Para Kades Puluhan Juta

Alhasil, wajahnya pun babak belur dan berdarah-darah. Kini ia tengah menjalani perawatan medis.

Saat itu, Yori sedang bertugas sebagai jurnalis untuk meliput kegiatan satpas. Entah kenapa saat keluar dari satpas ia dikeroyok oleh para calo.

"Gue dikeroyok bro sama calo. Jadi gue nangkap dua oknum tapi tiba-tiba banyak calo yang datang terus keroyok gue," ujar dia kepada wartawan, Rabu (29/1).

Baca Juga:

Istana Sebut Kapal Wartawan yang Tenggelam Sempat Digunakan Para Menteri

Yori melanjutkan, ia sudah memberitahu kejadian ini ke Jatanras Polda Metro Jaya. Saat ini anggota polisi sedang meluncur ke TKP guna memeriksa dirinya dan menangkap para pelaku.

"Ya kalau saya maunya lanjutin saja," ungkap dia.

Sementara itu, Kasie SIM Daan Mogot Kompol Lalu Hedwin mengatakan, dirinya tidak tahu kronologi sebenarnya karena sedang tidak ada di kantor.

"Saya juga lagi jalan ke kantor ini mau tanya langsung ke Bang Yori kronologi sebenarnya gimana," tutup dia. (Knu)

Baca Juga:

Lokasi Tenggelam Kapal Pinisi Wartawan Istana Dekat Pulau Bidadari

#Wartawan #Pengeroyokan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
TNI AL bersama tim gabungan melanjutkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dengan mengerahkan sejumlah kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Berlanjut, TNI AL Kerahkan Sejumlah Kapal
Indonesia
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Pencarian lima wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari ketiga. Tim SAR memperhitungkan arah angin, arus, gelombang, dan cuaca.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Tim SAR Perluas Pencarian Lima Wartawan Hilang, Arah Angin hingga Gelombang Jadi Pertimbangan
Indonesia
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Tim SAR memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. Pencarian dilakukan secara maksimal.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
HUT Ke-4 Iwakum Tegaskan Komitmen Jaga Kemerdekaan Pers dan Solidaritas Jurnalis
Iwakum memperingati HUT ke-4 dengan menegaskan pentingnya menjaga kemerdekaan pers, memperkuat solidaritas jurnalis, serta mendorong perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
HUT Ke-4 Iwakum Tegaskan Komitmen Jaga Kemerdekaan Pers dan Solidaritas Jurnalis
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Kejagung Resmi Tahan Febrie Adriansyah, Sebut Kasusnya Kriminalisasi
AJI mendesak Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta maaf usai menyebut wartawan sebagai Londo Ireng.
Soffi Amira - Sabtu, 25 Juli 2026
Kejagung Resmi Tahan Febrie Adriansyah, Sebut Kasusnya Kriminalisasi
Indonesia
Hotman Paris tak Pusingkan Laporan ke Polisi soal Pencemaran Wartawan, Sebut hanya Perkataan dari Orang ke Orang
Hotman mengatakan pernyataan yang dia lontarkan itu ditujukan kepada perorangan. Bukan kepada organisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Hotman Paris tak Pusingkan Laporan ke Polisi soal Pencemaran Wartawan, Sebut hanya Perkataan dari Orang ke Orang
Indonesia
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Selain PWI, MIO Indonesia juga melaporkan dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Hotman Paris. Polisi masih verifikasi berkas dan barang bukti.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Indonesia
Anggap Hotman Paris Tidak Tulus Minta Maaf, PWI Pusat Tetap Lapor Polisi
PWI Pusat melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan profesi jurnalis. Permintaan maaf dinilai tidak tulus, laporan didukung organisasi pers.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Anggap Hotman Paris Tidak Tulus Minta Maaf, PWI Pusat Tetap Lapor Polisi
Bagikan