Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Hari Kedua, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Petugas dari SAR melakukan persiapan untuk operasi pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (8/9/2026). ANTARA/HO-Ba

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Memasuki hari kedua, operasi pencarian diperluas dengan mengerahkan tujuh Search and Rescue Unit (SRU) ke sejumlah sektor.

Baca juga:

Komisi I DPR Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau Dioptimalkan

Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S. Sos., mengungkapkan, pencarian dilakukan secara maksimal dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh unsur serta sarana yang tersedia.

Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian.

ujar Al Amrad

Pada operasi SAR H2, KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM), sementara KAL Anyer menyisir area yang sama dengan total jarak 69,5 NM.

Pencarian juga dilakukan oleh RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Tim melakukan penyisiran dan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.

Baca juga:

Tim SAR Bentuk 4 Regu Pencarian 8 Orang Hilang Kontak Termasuk 5 Jurnalis di Sekitar Anak Krakatau

Sementara itu, RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya menyisir Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM, sedangkan KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan.

Sejumlah SRU telah melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar. Namun, hingga laporan diterima, seluruh penyisiran masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dicari.

Pada pukul 13.31 WIB, SRU 1 yang menggunakan KN SAR Tetuka 247 melanjutkan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Dalam proses pencarian tersebut, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik cukup tebal.

Terkait kondisi tersebut, Al Amrad menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas selama operasi berlangsung.

"Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan," jelasnya.

KP Sanjaya Belum Temukan Tanda Keberadaan 5 Jurnalis yang Hilang

Sampai pukul 15.22 WIB, SRU 5 yang menggunakan KP Sanjaya masih melakukan pencarian sesuai titik koordinat SAR Map dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Operasi SAR H2 melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dan Lampung, USS Pandeglang, USS Merak, TNI, Polri, BPBD, KSOP, potensi SAR, media, keluarga korban, nelayan, serta masyarakat.

Sarana yang dikerahkan meliputi KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, KRI Lepu, KRI Leuser, RIB 02 Banten, RIB 02 dan RIB 03 Lampung, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.

Baca juga:

5 Jurnalis Hilang Kontak, SAR Banten Kerahkan Drone Termal Dalam Pencarian

Kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau cerah berawan dengan angin dari arah selatan ke utara berkecepatan sekitar 14 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter.

Al Amrad menegaskan, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan mengevaluasi perkembangan operasi secara berkala.

Sampai hasil Operasi SAR H2, delapan orang masih dinyatakan dalam pencarian. Operasi akan terus dilaksanakan sesuai hasil evaluasi dan perkembangan situasi di lapangan. (Asp)

#Wartawan #Perairan Selat Sunda #Tim SAR #Orang Hilang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
WNA Rusia dikabarkan hilang di Tanjung Mebulu, Bali. Basarnas pun langsung menurunkan personel dan melakukan pencarian.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
Indonesia
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Polisi pastikan tes DNA mayat di Pulau Enggano cocok dengan Sukarman, ABK kapal KM Arupadatu I pembawa rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Mayat di Pulau Enggano Kru Kapal Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Operasi SAR Dibuka Lagi?
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Keluarga melakukan tabur bunga diatas kapal KN SAR 247 Tetuka di Perairan Selat Sunda, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Indonesia
Makam Jasad di Pulau Enggano Dibongkar, DNA Keluarga Kapal Jurnalis Hilang Dikirim. Hasil Keluar 2 Pekan!
Polda Banten kirim DNA keluarga korban KM Arupadatu I untuk dicocokkan dengan jenazah misterius di Pulau Enggano. Hasil identifikasi diperkirakan keluar dalam dua pekan.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Makam Jasad di Pulau Enggano Dibongkar, DNA Keluarga Kapal Jurnalis Hilang Dikirim. Hasil Keluar 2 Pekan!
Berita Foto
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Indonesia
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Operasi SAR hari kedelapan pencarian 5 jurnalis dan 3 ABK kapal Arupadhatu 1 di perairan Gunung Anak Krakatau masih nihil. Simak laporan lengkap Basarnas di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tembus 500 Meter Bibir Anak Krakatau, Pencarian Hari ke-8 Jurnalis dan ABK Hilang Masih Nihil
Indonesia
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang durasi operasi pencarian terhadap lima orang jurnalis dan tiga warga yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Hari Ke-7 Masih Nihil, Pemintaan Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang di Selat Sunda Dikabulkan
Indonesia
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Tim SAR menemukan pelampung hingga terpal saat mencari lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jaket Pelampung hingga Terpal
Indonesia
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Kemenhub mengerahkan kapal patroli membantu pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Indonesia
Masuki Hari Keempat, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Masih dalam Pencarian
Memasuki hari keempat, lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda kini masih dicari. Tim SAR memperluas area pencarian.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Masuki Hari Keempat, 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Masih dalam Pencarian
Bagikan