MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memperkirakan pelantikan kepala daerah bupati dan wali kota di 21 daerah di Jawa Tengah hasil pilkada serentak 9 Desember, dilaksanakan pada antara tanggal 25 atau 26 Februari 2021.
Pelantikan kepala daerah bupati dan wali kota tersebut, bakal diadakan secara virtual mengingat kondisi pandemi di Jawa Tengah belum mereda.
"Sudah mulai ada titik terang terkait pelantikan bupati dan wali kota hasil Pilkada serentak 2020. Perkiraan pelantikannya akhir Februari ini," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (17/2).
Baca Juga:
170 Kepala Daerah Terpilih Bakal Dilantik 26 Februari
Ganjar tidak menyarankan pelantikan dilakukan secara terbuka dengan mengundang banyak tamu. Hal itu dapat berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga untuk pelantikan dilakukan secara virtual.
"Pelantikan dilakukan secara virtual saja supaya tidak menimbulkan kerumunan," ujar Gajar.
Ganjar mengatakan, sebelum dilakukan pelantikan, dari Pemprov Jateng telah menunjuk 17 Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menjadi pelaksana harian (Plh). Penunjukan Plh bupati dan wali kota tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah Nomor 131/0002748 Tahun 2021 tanggal 16 Februari 2021 tentang Penunjukan Pelaksana Harian Bupati dan Wali Kota di Provinsi Jawa Tengah.
"Kami menunjuk Plh Bupati dan Wali Kota yang masa jabatannya telah berakhir. Supaya pemerintahan tidak sampai terjadi kekosongan pimpinan," ucap.
Ganjar menyebut, ada beberapa daerah yang tidak perlu ditunjuk Plh. Sebab, masa jabatan bupati/wali kota di daerah itu masih belum berakhir, diantaranya seperti Bupati Sragen masih sampai bulan Mei berakhirnya.
"Kalau belum selesai, ya kita tunggu sampai selesai. Plh yang sudah kami tunjuk sekarang sudah bekerja di daerahnya masing-masing," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Wali Kota Depok Terpilih Dilantik Akhir Februari