Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pasien Positif COVID-19 Rabu (3/11) Bertambah 801 Orang

Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 November 2021

Merahputih.com - Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan kasus harian dan kasus kematian pasien COVID-19. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Rabu (3/11) pukul 12.00 WIB, ada 801 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 4.246.174. Data yang sama menunjukkan ada penambahan kasus sembuh. Dalam sehari, jumlahnya bertambah 814.

Baca Juga:

PTM Timbulkan Klaster COVID-19 di Sekolah, Begini Reaksi Kemenkes

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 4.091.101. Akan tetapi, jumlah kasus kematian akibat COVID-19 juga bertambah. Pada periode 2-3 November 2021, ada 24 kasus kematian.

Sehingga, kasus kematian pasien COVID-19 kini mencapai 143.481 jiwa.

Satgas juga melaporkan ada 11.592 kasus aktif COVID-19. Kasus aktif ialah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.
Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.

Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 7.500 orang yang berstatus suspek. Lebih lanjut, terdapat 510 kabupaten/kota yang terpapar COVID-19 di 34 provinsi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya testing epidemiologis untuk menekan laju penularan COVID-19.

Menurutnya, testing yang paling benar secara ilmiah adalah testing suspek dan testing kontak erat.

"Jadi kalau ada orang yang kita duga demam atau orang yang sudah tertular COVID-19, kontak erat nya harus disiplin kita cari semua, epidemiolog menyarankannya begitu," kata Budi.

Baca Juga:

Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden

Budi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai lonjakan kasus COVID-19.

Negara-negara yang cakupan vaksinasinya tinggi seperti Singapura dan Inggris masih tetap waspada terhadap lonjakan kasus tersebut. (Knu)

Baca Artikel Asli