Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

NU Telah Banyak Berikan Kontribusi Terhadap Semangat Nasionalisme

Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Februari 2021

Merahputih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai peran penting dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"NU telah banyak memberikan kontribusi terhadap semangat nasionalisme," kata Ganjar dikutip Antara, Senin (1/2).

Baca Juga

Rumah Sakit Penuh, Politisi Sarankan Pemprov Batasi Pasien Dari Luar Daerah

Organisasi yang didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asyari ini berperan dalam menjaga NKRI dan mengedukasi masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.

Oleh karena itu, Ganjar menilai ada banyak hal yang menjadikan NU berhak mendapat penghormatan pada hari lahirnya seperti adanya Hari Santri yang merupakan wujud penghormatan terhadap NU.

"Hari Santri itupun wujud penghormatan negara terhadap NU yang telah memberikan semangat nasionalisme," ujarnya menyampaikan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-95.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau di rumah sakit darurat Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (19/1). (MP/Ismail)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau di rumah sakit darurat Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (19/1). (MP/Ismail)

Ganjar mengaku selama ini telah menjalin komunikasi dengan NU. Baik secara personal tokoh maupun struktural organisasi bahkan hingga ke Badan Otonom NU, seperti Ansor, IPNU dan IPPNU.

"Dalam konteks pandemi, NU ikut serta dalam Program Jogo Santri Jogo Kiai, bukan hanya soal kesehatan, tapi juga edukasi protokol kesehatan dan membangun ekonomi kalangan pondok pesantren," tandas dia.

Orang nomor satu di Jateng itu juga selalu melibatkan kalangan tokoh agama dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan. "Iya, kita selalu melibatkan tokoh agama. Kita juga memberi perhatian pondok pesantren serta guru-guru," katanya.

Baca Juga

Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak

NU, sebagaimana dikutip Antara, bahkan tidak terpisahkan dengan kultur sosial masyarakat salah satunya adalah kiai kampung yang berperan aktif dalam mengedukasi terutama persoalan pandemi COVID-19. "Saya tidak menduga, jika kiai kampung yang notabene kalangan NU berperan penting dalam mengedukasi masyarakat secara langsung," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengaku terenyuh dengan banyaknya kiai dan ulama yang meninggal karena COVID-19 sehingga menurutnya perlu ada gerakan saling menjaga terutama di kalangan pondok pesantren. "PBNU telah merilis jumlah kiai yang meninggal cukup banyak, jadi ini menjadi perhatian kita," katanya. (*)

Baca Artikel Asli