Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah

Lokasi Muktamar NU, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang (NU Online)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENGASUH Pondok Pesantren Wali Salatiga KH Anis Maftuhin mengungkapkan adanya kegelisahan di kalangan muktamirin terkait dengan proses pengusulan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Besar, Jombang.


Menurut KH Anis, persoalan mulai muncul ketika proses muktamar memasuki tahapan pengusulan calon anggota AHWA. Ia menilai ada dugaan pengondisian terhadap paket-paket nama AHWA telah menimbulkan keresahan di kalangan pemilik suara.


“Persoalannya kemudian ketika masuk pada wilayah pengusulan calon anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Ini yang memang kemudian menjadi problem,” ujar KH Anis dalam Forum Mimbar Muktamar NU di Pondok Pesantren Al-Maliki 2 Putra, Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Kamis (27/8).

Baca juga:

Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara




Ia mengatakan para muktamirin datang ke forum Muktamar dengan semangat yang sama untuk menjaga dan membesarkan NU. Menurutnya, kecintaan terhadap NU juga terlihat dari banyaknya warga yang hadir sebagai penggembira muktamar atau muktamir-out, meskipun mereka tidak memiliki hak suara. “Kita juga melihat para muktamir-out, penggembira muktamar yang tidak punya hak suara. Jumlahnya banyak sekali. Ini menunjukkan kecintaan para warga terhadap NU,” katanya.


KH Anis menilai antusiasme warga NU tersebut merupakan modal moral yang harus menjadi perhatian para muktamirin yang memiliki hak suara. Bahkan, menurut dia, sebagian penggembira muktamar rela tidur di dalam bus dan hadir dengan keterbatasan fasilitas demi menunjukkan kecintaan mereka kepada NU. Oleh karena itu, KH Anis meminta para muktamirin yang memiliki hak suara mempertimbangkan aspirasi dan kecintaan warga NU tersebut dalam menentukan arah organisasi, termasuk dalam proses pemilihan AHWA.


KH Anis mengaku telah bertemu dengan sejumlah muktamirin dan mendengar langsung adanya kegelisahan terkait dugaan pengondisian nama-nama dalam paket AHWA.


“Saya sudah bertemu dengan sekian banyak muktamirin. Memang ada semacam kegelisahan karena adanya pengondisian-pengondisian terkait paket. Ada paket-paket AHWA yang kemudian menjadi kegelisahan para muktamirin,” ungkapnya.


Meski demikian, KH Anis optimistis para muktamirin akan mampu mengambil keputusan secara independen. Ia menilai para peserta Muktamar saat ini semakin cerdas dan memahami dinamika yang berkembang di internal NU.


Ia juga mengingatkan agar proses penentuan AHWA tidak diarahkan melalui skenario tertentu yang justru mengabaikan aspirasi para pemilik suara. Menurutnya, bukan tidak mungkin terjadi dinamika apabila nama-nama AHWA yang telah diusulkan kemudian dipersoalkan atau digagalkan oleh pihak tertentu.


“Bisa jadi nanti akan ada skenario bahwa nama-nama AHWA yang sudah disetorkan itu kemudian digagalkan oleh pihak-pihak tertentu. Artinya, mungkin akan diambil semacam musyawarah ulang untuk menentukan nama-nama mana yang akan dipakai,” pungkasnya. (Pon)

Baca juga:

Rencana Karantina Peserta Muktamar NU Diprotes, Bakal Cederai Proses Muktamar

















#Muktamar NU #Nahdlatul Ulama #PBNU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Prabowo menerima Kartanu dari PBNU yang tertulis sebagai anggota seumur hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Bagikan