MerahPutih.com - Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Ibrahim Agustinus Medah resmi meletakkan jabatannya sekaligus mengundurkan diri sebagai Kader berlambang pohon beringin itu.
Agustinus Medah yang telah menahkodai Partai Golkar NTT selama tiga periode itu resmi mengundurkan diri pada Kamis (24/8).
"Saya sudah meletakkan jabatan sebagai Ketua Golkar NTT, sekaligus saya mengundurkan diri sebagai kader partai Golkar," kata Bupati Kupang dua periode itu di kantor DPD I Partai Hanura, Jumat (25/8).
Dengan mundurnya dari Partai Golkar, kata Medah, dirinya langsung bergabung ke Partai Hanura. "Saya resmi mundur dari Partai Golkar, Kamis (24/8) kemarin, dan saat ini saya mau bergabung ke partai Hanura," katanya.
Dijelaskannya bahwa tiga kali dirinya terpilih menjadi Ketua DPD I Partai Golkar NTT dan pada saat itu Ketua Umum Golkar menggunakan dekretnya untuk menetapkan sebagai calon gubernur yang akan bertarung dalam pesta Pilkada NTT tahun 2018 nanti. Dengan catatan, jika nanti dirinya kalah dalam Pilkada, maka harus meletakkan jabatan ketua DPD.
"DPP Golkar tidak konsisten dengan keputusan saat Musda Golkar, di mana saat itu dibuatlah surat pernyataan kalau saya maju Gubernur dan kalah, maka saya harus meletakkan jabatan ketua DPD I," katanya.
Namun, Agustinus juga menjelaskan bahwa sebelum bertarung dalam pemilihan tersebut, dirinya telah dikalahkan oleh DPP yang justru menetapkan Melky sebagai calon dari Golkar. "Namun sayangnya, tidak memerhatikan mekanisme-mekanisme dan komitmen yang telah disepakati saat Musda itu," katanya.
Ketua DPD I Partai Hanura NTT Jimmy Sianto mengapresiasi langkah politik Agustinus. Dia mengaku bahwa Agustinus merupakan senior, yang mana telah bergabung di partai Golkar sejak tahun 1975.
"Beliau bergabung dengan Golkar, saya belum lahir. Beliau ini senior politik kita di NTT," tandasnya. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Naldy, kontributor merahputih.com untuk wilayah Kupang dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: DPO Penyelundupan Manusia Asal Myanmar Ditangkap