Menteri Luhut Kaji Ulang Potensi Sampah Plastik Jadi BBM

Rabu, 25 Oktober 2017 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengkaji potensi sampah plastik untuk diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Luhut mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan kajian dan peninjauan ke Australia, di mana proyek tersebut diinisiasi.

"Kami punya tim di bawah pak Ridwan (Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman) yang akan melihat ke sana minggu-minggu depan," kata Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (24/10).

Mantan Menko Polhukam itu mengaku, belum mengetahui dengan rinci terkait teknologi untuk memanfaatkan potensi sampah plastik. Namun, dia mengatakan sampah plastik dapat diubah menjadi solar yang bisa dapat digunakan sebagai alternatif BBM fosil.

"Plastik basah pun bisa. Jadi, bukan hanya plastik kering saja," tandasnya.

Pemerintah terus mencari solusi untuk menangani masalah sampah plastik lantaran Indonesia disebut sebagai negara kedua di dunia penghasil sampah plastik ke lautan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan menguji coba mencampurkan kandungan plastik dari sampah dengan aspal jalan. Proyek percobaan itu telah dilakukan di Bali dan Bekasi.

Adapun untuk pengolahan sampah plastik menjadi BBM, sebuah perusahaan di Australia menggunakan teknis pemanasan hingga 400 derajat celcius di lingkungan rendah oksigen untuk menghasilkan bensin dan diesel.

Namun, Luhut tidak memastikan apakah perusahaan Australia tersebut yang dimaksud akan menjadi contoh proyek penanganan sampah plastik menjadi BBM. (*)

Sumber: ANTARA

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan