Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menpora Ajak Santri Hindari Paham Radikal

Noer Ardiansjah - Senin, 10 April 2017

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengajak para santri untuk terlibat secara langsung menangkal paham radikalisme mengingat hal tersebut menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia.

"Selama ini ada pihak-pihak yang ingin memecah belah di antara kita. Makanya, kita harus bisa menahan ancaman itu," kata Imam Nahrawi di Pondok Pesantren Al Abror Lebaksiu, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (9/4).

Pria yang akrab dipanggil Cak Imam ini mencontohkan apa yang terjadi Tuban, Jawa Timur, akhir-akhir ini.

Pihaknya berharap hal tersebut untuk ditangkal. Apa lagi pada kejadian di Tuban tersebut ada enam orang yang ditengarai sebagai teroris.

Kondisi tersebut, kata dia, merupakan salah satu bentuk jika negara dalam ancaman terorisme. Untuk itu, peran semua pihak mulai dari orang tua, lembaga pendidikan termasuk pondok pesantren sangat ditunggu-tunggu karena paham radikalisme bisa tumbuh di mana-mana.

"Ada enam terduga teroris yang tewas di Tuban, empat di antaranya berasal dari Jawa Tengah. Makanya saya mengajak kepada warga nahdliyin untuk sama-sama mewaspadai bahaya radikalisme ini," kata pria kelahiran Bangkalan, Jawa Timur.

Menpora meminta santri-santri untuk waspada dan hati-hati terhadap ajakan-ajakan orang yang tidak bertanggung jawab. Apa lagi sasaran dari pihak tersebut adalah para pemuda.

Selama di Tegal, ada beberapa kegiatan yang harus dihadiri Menpora. Setelah ke pondok pesantren Al Abror, selanjutnya menghadiri kuliah umum "Pengarusutaman Generasi Muda Dalam Pembangunan Yang Berkeadilan dan Berkekuatan Lokal Wisdom di STAIBN Tegal.

Sumber: ANTARA

Baca Artikel Asli