MerahPutih Nasional- Tim DVI yang bertugas membantu identifikasi korban jatuhnya maskapai AirAsia QZ8501 tidak akan ditarik dalam waktu dekat ini sama Menteri Kesehatan.
Menurut Menkes Nila Djuwita Moeloek, DVI baru akan berhenti bekerja setelah pencarian korban dihentikan.
"Selama jenazah ditemukan kita tetap identifikasi," kata Menkes, di kantornya, Jakarta, Jumat (9/1).
Menurutnya, proses identifikasi sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat dengan melihat tanda-tanda fisik serta pakaian atau perhiasaan yang dikenakan korban. Apabila hal itu tidak memungkinkan, jalan terakhir adalah melalui tes DNA meskipun keadaan jenazah sudah memburuk.
"DNA masih bisa," katanya lagi.
Ia juga tidak membantah tudingan Amerika Serikat yang menyatakan proses identifikasi jenazah jauh dari kata steril.
"Itu resiko petugas kesehatan, enggak bisa steril. Tapi kita cegah dengan masker dan lain-lain," pungkasnya. (CND)