Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mendekam di Penjara, Setnov: Sekarang Saya Rakyat Jelata

Zaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 25 Januari 2018

MerahPutih.com - Mantan Ketua DPR Setya Novanto merasa hidupnya saat ini seperti rakyat jelata. Sebab, Setnov mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak menjadi terdakwa kasus korupsi proyek pengadaa e-KTP.

"Sekarang rakyat jelata, tapi makannya sama-sama," kata Setnov sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (25/1).

Saat ditanya awak media, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengaku sering makan mie instan di dalam penjara. Karena itu, ia merasa seperti menjadi anak kos.

"Makan supermie. Sekarang kan jadi anak kos, kan hehe," ucap Setnov sambil tertawa.

Setnov pun menceritakan, saat dirinya ataupun tahanan lain bosan mengkonsumsi mie instan, maka antartahanan berbagi makanan yang dibawakan oleh keluarganya.

“Menunya ya ganti-ganti, tapi kami biasa dari kiriman keluarga kami (masing-masing) saling sharing satu sama lain. Sama-sama susah kan,” ungkap Setnov.

Menurut Setnov, hal itu dilakukan lantaran dirinya saat ini sudah menjadi rakyat jelata. Untuk itu, berbagi makanan dengan tahanan lain menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan.

Bahkan, terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP ini mengaku di dalam Rutan KPK dirinya menjadi tukang cuci piring.

“Sekarang rakyat lah. sekarang kita berbagi ngepel, nyapu, nyuci piring. Saya bagian cuci piring aja lah,” pungkas Setnov.

Setnov didakwa telah memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam kasus e-KTP. Atas perbuatannya tersebut, negara dirugikan sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012 itu.

Selain itu, jaksa menyebut mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung telah melakukan intervensi dalam proses penganggaran dan pengadaan barang serta jasa proyek e-KTP. (Pon)

Baca Artikel Asli