Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Menag: Mari Jadikan Agama Sebagai Inspirasi Pembangunan Bangsa dan Negara

Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Januari 2021

Merahputih.com - Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beragam suku dan agama. Semuanya menyatu menjadi satu meski potensi konflik bisa saja terjadi.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh pihak untuk menjadikan agama sebagai inspirasi pembangunan bangsa dan Negara.

Baca Juga:

Pesan Natal Jokowi: Pandemi Memberi Banyak Pelajaran

Ajakan ini disampaikan Menag dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-75, di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat.

“Mari jadikan agama sebagai inspirasi pembangunan bangsa dan negara,” jelas Yaqut dalam keteranganya, Selasa (5/1).

Upacara Peringatan HAB ke-75 Kemenag di Kantor Kemenag Pusat digelar secara luring dengan diikuti para pejabat eselon I dan II serta sejumlah pegawai.

Pada saat yang sama, upacara ini juga diikuti oleh jajaran Kemenag di daerah melalui sambungan video daring. Merujuk sejarahnya, Kemenag RI resmi berdiri sejak 3 Januari 1946 silam.

Menteri Agama Yaqut Choliil Qoumas (kiri) (Foto: Kemenag).

Ia menyebut, pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan karya bersama para tokoh agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa.

“Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan. Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama,” jelas dia.

Yaqut ini pun meminta umat beragama untuk mengedepankan akal sehat serta hikmah dan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.

"Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani mayoritas," kata Ketua Umum Banser ini.

Ia menenkankan, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing. "Dimana hak seseorang dibatasi oleh hak orang lain,” tutur Gus Yaqut.

Baca Juga:

Anies Ajak Masyarakat Perkuat Rasa Persaudaraan di Tengah Pandemi Corona

Kemenag terus menyerukan moderasi beragama agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan sehari-hari bangsa.

Peringatan HAB Kemenag tahun ini mengusung tema "Indonesia Rukun". Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju.

“Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia,” ujar Gus Yaqut. (Knu)

Baca Artikel Asli