MerahPutih.Com - Jelang Pilgub Jateng 2018, Densus 88 dan petugas kepolisian di wilayah hukum Polda Jawa Tengah sibuk melakukan penangkapan terhadap terduga teroris.
Terkait penanngkapan sejumlah terduga teroris, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menegaskan bahwa hal itu tidak ada hubungan dengan pelaksanaan Pilkada 2018.
“Penangkapan-penangkapan kemarin itu merupakan pengungkapan DPO (daftar pencarian orang) dari jaringan teroris yang sudah lama dipantau dan ini tidak terkait dengan pilkada, “kata Irjen Condro Kirono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (7/2).
Kapolda Jateng mengatakan hal itu kepada wartawan usai mengadiri upacara Gelar Pasukan Menjaga Kondusivitas Wilayah dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-68 Satuan Polisi Pamong Praja dan HUT Ke-56 Satuan Perlindungan Masyarakat Tingkat Jawa Tengah di Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto.
Menurut Irjen Pol Condro Kirono sebagaimana dilansir Antara, dinamika menjelang Pilkada Jateng dan pilkada di tujuh kabupaten/kota hingga sekarang masih kondusif.
"Masih aman," tegasnya.
Disinggung mengenai kerawanan dalam pilkada, dia mengatakan hal itu kemungkinan terjadi karena adanya polarisasi di masyarakat.
"Kalau calon bupatinya ada dua pasangan, polarisasi pasti ke dua pihak, tiga pasangan ke tiga pihak, lima pasangan menjadi lima kelompok," katanya.
Kendati demikian, dia terus berupaya mendinginkan situasi dengan mengajak tokoh-tokoh masyarakat.
Menurut dia, para pasangan calon juga berkomitmen untuk menciptakan pilkada yang aman dan kondusif.
Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di provinsi itu dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan mengedukasi masyarakat.
"Maka kita semua harus siaga, seluruh komponen masyarakat menjaga kenyamanan dan ketertiban," katanya.
Menurut dia, pihaknya juga minta para calon dan pendukungnya untuk ikut menjaga kondusivitas agar jangan sampai ada fitnah, berita-berita hoaks yang ada di media sosial.
"Kami tahu itu sulit, tapi kalau kita tidak mengupayakan, tidak keroyokan bareng-bareng, ya kita akan mengalami persoalan. Jawa Tengah akan diuji kedewasaan berpolitiknya dan saya yakin di Jawa Tengah masyarakatnya akan bisa menjaga itu semua," pungkas Ganjar Pranowo.(*)