Legislator Tekankan Pentingnya Pemerataan Makan Bergizi Gratis
Jumat, 17 Januari 2025 -
Merahputih.com - Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh pemerintah belum sepenuhnya merata di seluruh Indonesia.
Program ini baru terlaksana di 26 provinsi, dengan sekitar 3 juta penerima manfaat. Sementara, pemerintah menargetkan jumlah penerima akan terus meningkat hingga mencapai 17 juta pada akhir tahun 2025.
Anggota DPR RI, Aqib Ardiansyah menekankan pentingnya pemerataan akses program Makan Bergizi Gratis agar tidak terjadi kecemburuan antar daerah.
Ia berharap seluruh daerah di Indonesia dapat segera terlibat dalam program ini, dengan tujuan bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Baca juga:
Dana Zakat Diwacanakan Untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Kata Prabowo
"Semoga dalam waktu dekat, daerah-daerah lain juga dapat menyusul dalam pelaksanaan program ini," ujar Aqib, Jumat (17/1).
Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis juga diharapkan bukan hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Baca juga:
Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Alami Mual-Mual Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis telah disalurkan sebesar Rp 71 triliun. Namun, untuk mencapai cakupan yang lebih luas, dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 147 triliun.
Di Jawa Tengah, terdapat 13 kabupaten/kota yang telah siap untuk melaksanakan program ini. Sementara itu, kabupaten lainnya tengah mempersiapkan fasilitas pelayanan pemenuhan gizi dan dapur umum, dan diharapkan segera dapat meluncurkan program tersebut.