TERKEJUT, sedih serta rasa bersalah sering melanda para perempuan yang baru saja mengalami keguguran. Tidak jarang hal tersebut juga akan menimbulkan kecemasan untuk kehamilan berikutnya. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh isteri, melainkan juga calon ayah.
Meskipun tidak bisa menghapus rasa kehilangan yang dirasakan, namun beberapa langkah jangka pendek dan panjang di bawah ini diharapkan mampu membantu kamu dan pasangan menuju penyembuhan dan pemulihan.
Baca juga:
1. Coba terbuka dan berbagi cerita
Duka, hilang harap, serta putus asa biasanya menjadi dampak emosional dari keguguran. Terkadang sangat sulit memang membahas tentang kehilangan yang baru saja dirasakan. Namun, berbagi cerita ke orang terpercaya mampu menghilangkan sedikit rasa duka setelah kehilangan calon buah hati.
2. Pengaruh pada fisik
Setelah berduka karena mengalami keguguran, akan ada beberapa pengaruh fisik juga yang harus dirasakan. Lamanya waktu perbaikan tubuh sehabis keguguran bergantung pada usia kehamilan sebelum keguguran. Jika kehamilan di bawah 20 pekan proses recovery terbilang cepat.
Baca juga:
Namun, jika melebihi itu proses perawatan medis ungkin harus dilakukan. Obat bisa diminum atau dimasukkan ke vagina. Selain obat-obatan, kamu juga perlu USG untuk memastikan apakah jaringan janin yang telah mati sudah keluar semua. Hal itu demi menghindari komplikasi.
3. Pemulihan mental jangka pendek
Setelah mengalami keguguran, coba untuk menjaga kesehatan dirimu dan biarkan dirimu berduka. Biarkan dirimu mengekspresikan emosimu. Kamu bisa saja merasa marah karena tidak mendapatkan kesempatan bertemu dengan sang buah hati, dan mungkin kamu merasa marah kepada dunia dan takdirmu.
Mengekspresikan segala pemikiran yang ada merupakan hal normal dan menjadi bagian natural dari proses berduka. Kamu tidak seharusnya merasa malu untuk berduka dan memiliki pemikiran-pemikiran seperti itu. Jika rasa dukamu tidak kunjung hilang, cobalah untuk berbicara dengan orang terdekat. (shn)
Baca juga: