Langkah yang Bisa Dilakukan Saat Mengalami Keguguran

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 10 Oktober 2019
Langkah yang Bisa Dilakukan Saat Mengalami Keguguran

Lakukan langkah ini untuk mengatasi keguguran. (Foto: pixabay.com/adamkontor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKEJUT, sedih serta rasa bersalah sering melanda para perempuan yang baru saja mengalami keguguran. Tidak jarang hal tersebut juga akan menimbulkan kecemasan untuk kehamilan berikutnya. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh isteri, melainkan juga calon ayah.

Meskipun tidak bisa menghapus rasa kehilangan yang dirasakan, namun beberapa langkah jangka pendek dan panjang di bawah ini diharapkan mampu membantu kamu dan pasangan menuju penyembuhan dan pemulihan.

Baca juga:

Awas! Depresi Bisa Bikin Ukuran Otak Menyusut

1. Coba terbuka dan berbagi cerita

Bagikan pengalamanmu dengan orang terdekat. (Foto: pixabay.com/barbarabonanno)
Bagikan pengalamanmu dengan orang terdekat. (Foto: Pixabay/barbarabonanno)

Duka, hilang harap, serta putus asa biasanya menjadi dampak emosional dari keguguran. Terkadang sangat sulit memang membahas tentang kehilangan yang baru saja dirasakan. Namun, berbagi cerita ke orang terpercaya mampu menghilangkan sedikit rasa duka setelah kehilangan calon buah hati.

2. Pengaruh pada fisik

Periksakan diri ke dokter setelah keguguran. (Foto: pixabay.com/bngdesigns)
Periksakan diri ke dokter setelah keguguran. (Foto: Pixabay/bngdesigns)

Setelah berduka karena mengalami keguguran, akan ada beberapa pengaruh fisik juga yang harus dirasakan. Lamanya waktu perbaikan tubuh sehabis keguguran bergantung pada usia kehamilan sebelum keguguran. Jika kehamilan di bawah 20 pekan proses recovery terbilang cepat.

Baca juga:

Hal-Hal Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Jiwamu

Namun, jika melebihi itu proses perawatan medis ungkin harus dilakukan. Obat bisa diminum atau dimasukkan ke vagina. Selain obat-obatan, kamu juga perlu USG untuk memastikan apakah jaringan janin yang telah mati sudah keluar semua. Hal itu demi menghindari komplikasi.

3. Pemulihan mental jangka pendek

Dekatkan dirimu kepada keluarga dan teman-teman yang selalu ada untukmu. (Foto: pixabay.com/mirelaschenk)
Dekatkan dirimu kepada keluarga dan teman-teman yang selalu ada untukmu. (Foto: Pixabay/mirelaschenk)

Setelah mengalami keguguran, coba untuk menjaga kesehatan dirimu dan biarkan dirimu berduka. Biarkan dirimu mengekspresikan emosimu. Kamu bisa saja merasa marah karena tidak mendapatkan kesempatan bertemu dengan sang buah hati, dan mungkin kamu merasa marah kepada dunia dan takdirmu.

Mengekspresikan segala pemikiran yang ada merupakan hal normal dan menjadi bagian natural dari proses berduka. Kamu tidak seharusnya merasa malu untuk berduka dan memiliki pemikiran-pemikiran seperti itu. Jika rasa dukamu tidak kunjung hilang, cobalah untuk berbicara dengan orang terdekat. (shn)

Baca juga:

Memasuki Usia 40? Yuk Rawat Kulit Agar Awet Muda

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Bagikan