Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, BMKG Pastikan Tidak Picu Tsunami

Wisnu CiptoWisnu Cipto - 1 jam, 46 menit lalu
Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, BMKG Pastikan Tidak Picu Tsunami

Gunung Anak Krakatau yang berada diperairan selat sunda Lampung Selatan. (ANTARA/HO/Warga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Selat Sunda, Rabu (8/7) dini hari, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak berpotensi memicu tsunami.

Baca juga:

Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan gempa terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa bumi memiliki kedalaman pusat 43 kilometer. Hasil pemodelan tidak menunjukkan adanya potensi tsunami,

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, di Jakarta, Rabu (8/7).

Episenter Gempa dan Dampak Guncangan

Episenter gempa berada di koordinat 6,83° LS dan 105,04° BT, atau 62 kilometer barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

BMKG mencatat guncangan dirasakan di Kecamatan Sumur, sejumlah wilayah Pandeglang, hingga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan intensitas III-IV MMI.

Baca juga:

Warga Dilarang Dekati Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

Skala IV MMI menunjukkan guncangan dirasakan banyak orang di dalam rumah, beberapa di luar rumah, hingga menyebabkan gerabah pecah dan pintu berderik. Dilansir Antara, skala III MMI terasa seperti getaran truk besar yang melintas.

Gempa di Tengah Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Gempa terjadi di saat Gunung Anak Krakatau juga menunjukkan aktivitas vulkanik. Sejak Jumat (3/7) pekan lalu, status Gunung Api yang berada di perairan Selat Sunda itu yang semula berada pada Level II (Waspada) kini melonjak naik menjadi Level III (Siaga).

Namun, BMKG menegaskan tidak ada kaitan langsung antara gempa tektonik di Selat Sunda dengan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Baca juga:

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Abu Terlontar Setinggi 1.000 Meter dari Puncak

Sejak pukul 03.05 WIB, BMKG memastikan tidak ada tanda-tanda gempa susulan. BMKG juga mengingatkan warga di sekitar lokasi gempa untuk memeriksa kondisi rumah masing-masing dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan demi keselamatan.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

(*)

#Perairan Selat Sunda #Gunung Anak Krakatau #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, BMKG Pastikan Tidak Picu Tsunami
Gempa magnitudo 5,5 mengguncang Selat Sunda, Rabu dini hari. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. Guncangan dirasakan di Pandeglang dan Bogor dengan intensitas III-IV MMI.
Wisnu Cipto - 1 jam, 46 menit lalu
Gempa 5,5 Guncang Selat Sunda Saat Status Anak Krakatau Naik Siaga III, BMKG Pastikan Tidak Picu Tsunami
Indonesia
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Peta prakiraan cuaca mendeteksi ancaman nyata bagi aktivitas masyarakat luar ruangan sepanjang periode 7 hingga 10 Juli 2026
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 32 menit lalu
Daftar Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem: Hujan Sedang Hingga Sangat Lebat Intai Kota-Kota di Indonesia
Indonesia
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Laporan pemantauan berlanjut hingga pukul 03.05 WIB guna mendeteksi potensi bahaya lanjutan dari dalam bumi
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 42 menit lalu
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 8 Juli 2026, BMKG: Cerah Berawan Seharian, Suhu Capai 33 Derajat
BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu cerah berawan dari pagi hingga malam. Suhu udara berkisar 25-33 derajat Celsius.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 8 Juli 2026, BMKG: Cerah Berawan Seharian, Suhu Capai 33 Derajat
Indonesia
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Guncangan dengan skala intensitas II MMI juga dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang di kawasan Tobelo, yang ditandai dengan adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Indonesia
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah
BMKG memperingatkan dampak Siklon Tropis Bavi terhadap cuaca Indonesia. Tiga provinsi berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin (6/7).
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 7-9 Juli 2026: Daftar Kota-Kota di Indonesia yang Dihantam Angin Kencang
Fenomena ini berpotensi memicu pohon tumbang serta mengganggu aktivitas penerbangan maupun pelayaran
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 7-9 Juli 2026: Daftar Kota-Kota di Indonesia yang Dihantam Angin Kencang
Indonesia
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Puncak musim kemarau sebagian besar terjadi pada Agustus mendatang, meliputi 369 ZOM atau mencakup 48,84 persen luas daratan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Indonesia
Cuaca Ekstrem Menggila 3-6 Juli 2026: Potensi Hujan Sepekan ke Depan Mengancam Wilayah Aceh Hingga Papua
Embusan angin kuat ini berpotensi menumbangkan pohon perindang jalan serta merusak struktur bangunan non-permanen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Menggila 3-6 Juli 2026: Potensi Hujan Sepekan ke Depan Mengancam Wilayah Aceh Hingga Papua
Bagikan