Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

KRI Pollux-935 Kapal Teranyar Buat Perkuat Survei dan Pemetaan Laut

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Agustus 2021

MerahPutih.com - Kapal perang buatan dalam negeri, KRI Pollux-935, resmi memperkuat alutsista TNI Angkatan Laut. Kapal teranyar ini ditempatkan pada Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal). Kapal diproduksi PT Karimun Anugerah Sejati (KAS).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengukuhkan Mayor Laut (P) Tomy Ronaldy, alumni Dikmapa PK TNI Angkatan X Tahun 2003m sebagai komandan KRI Pollux-935 yang akan bertugas di jajaran Pushidrosal.

"Kapal ini nantinya akan dioperasikan Pushidrosal sebagai unsur bantu Hidro Oseanografi (BHO) sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dan Pusat Informasi Geopasial Kelautan Indonesia," ujar KSAL Yudo.

Baca Juga:

Kerahkan Kapal Perang, TNI AL Vaksinasi Warga Pulau Bawean

Ia megaskan, kehadiran KRI ini dapat menambah semangat dan menajamkan kemampuan TNI AL dalam melaksanakan tugas-tugas survei dan pemetaan laut.

"Pembangunan kapal PC 40 M ini memiliki makna yang sangat strategis bagi industri pertahanan nasional," katanya.

PT Karimun Anugrah Sejati, kata ia, telah berhasil dalam pengembangan teknologi industri pertahanan yang mampu menjadi solusi dalam upaya mengurangi ketergantungan dari negara lain dalam pengadaan alutsista TNI AL di masa mendatang, khususnya kapal-kapal BHO yang selama ini pengadaan dan pembangunannya dilakukan oleh galangan kapal luar negeri.

Industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional telah mampu menciptakan inovasi-inovasi baru dan meningkatkan kemampuannya agar dapat berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor dari luar negeri.

"Kita tunjukkan kepada bangsa lain, bahwa kita mampu berdiri di atas kaki sendiri sambil terus mengejar ketertinggalan yang sudah terjadi selama ini. Bangsa Indonesia harus menjadi kompetitif dan mampu bersaing ditataran Internasional, termasuk dalam Industri perkapalan," tutur Laksamana Yudo.

KSAL  Laksamana TNI Yudo Margono di KRI Pollux-935. (Foto: TNI AL)
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di KRI Pollux-935. (Foto: TNI AL)


KRI Pollux-935 merupakan jenis kapal Patroli Cepat (PC) 40 meter yang memiliki spesifikasi panjang 45,50 meter, lebar 7,90 meter, tinggi 4,25 meter dan draft 2,20 meter dengan bobot 220 ton.

Kecepatan maksimum 27 knots, kecepatan jelajah 20 knots dan kecepatan ekonomis 15 knots, kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan 12,7 mm serta mampu mengangkut 37 ABK.

Pemberian nama kapal ini berdasarkan nama bintang yang paling terang dan paling mudah dikenali dalam rasi bintang Gemini yang juga merupakan salah satu dari 20 bintang paling terang di langit. (*)

Baca Juga:

TNI AL Bangun Monumen KRI Nanggala-402 di Koarmada II

Baca Artikel Asli