Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia

Ilustrasi - Angkatan Laut Italia di atas Flight Deck Kapal Induk Italia ITS Cavour C-550 saat port visit di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/9/2024). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwars

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengusulkan dua nama pahlawan, yakni Gajah Mada dan Panglima Soedirman untuk menjadi nama kapal induk pertama Indonesia.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengatakan, tidak menjelaskan secara rinci alasan TNI AL mengajukan nama dua pahlawan nasional itu.

Untuk diketahui Gajah Mada merupakan sosok Mahapatih sekaligus pahlawan perang era Kerajaan Majapahit. Salah satu yang membuat Gajah Mada dikenal banyak orang yakni mempelopori Sumpah Palapa yang dianggap menjadi konsep dasar dari persatuan Nusantara.

Sedangkan Soedirman merupakan tokoh besar yang berpengaruh dalam pergerakan kekuatan militer Indonesia selama masa penjajahan. Dia menjadi salah satu dari tiga jenderal di Indonesia yang mendapatkan penghargaan pangkat bintang lima.

Baca juga:

Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?

Ali menyampaikan nama-nama itu nantinya akan diajukan ke Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk disetujui.

Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.

Untuk diketahui, kapal induk yang memiliki nama Giuseppe Garibaldi itu memiliki kesamaan dengan dua KRI baru milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, sama sama dibuat oleh perusahaan asal Italia Fincantieri.

Kapal induk dengan panjang 180,2 meter itu dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam.

Kapal pengangkut pesawat tempur tersebut juga dilengkapi beberapa radar jamming hingga senjata seperti peluncur Oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat sea sparrow/selenia aspide, Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, 324 mm tabung torpedo rangkap tiga, dan Otomat Mk 2 SSM.

#Kapal Laut #Kapal Perang #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap pengerahan 20.980 personel TNI AL untuk mempertebal pengamanan Ibu Kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Modus pelaku sebuk emas dimasukan dalam tubuh pelaku. Serbuk emas tersebut dikemas ke dalam tiga buah alat kontrasepsi, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Indonesia
Dirut ASDP Belum Ungkap Penyebab Terbakarnya KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar
Heru menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan keselamatan penumpang serta awak kapal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Dirut ASDP Belum Ungkap Penyebab Terbakarnya KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Pada operasi SAR hari ke-18, ia menyebut unsur laut diperkuat 11 kapal, unsur udara tiga helikopter, dan unsur darat menyiapkan 42 unit ambulans yang siap melaksanakan tugas
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Bagikan