Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kota Bandung Mulai Data Peserta Vaksinasi COVID-19 Tahap 2

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Februari 2021

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sedang menyiapkan pendataan sasaran bagi penerima vaksin tahap II Kota Bandung yang direncanakan akan dimulai proses vaksinasinya pada Minggu ke-3 Maret 2021 mendatang.

Sasarannya yakni bagi para pelayan publik atau masyarakat yang memang bersentuhan langsung dengan khalayak publik, seperti TNI, Polri, dan instansi instansi lainnya.

"Pendataan ini akan kita tutup pada hari Kamis tanggal 11 Februari 2021. Data itu akan kita kirimkan kepada Kemenkes untuk dilakukan evaluasi," tutur Kepala Dinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanegara, Selasa (9/2).

Baca Juga:

Hoaks Vaksinasi COVID-19 Dikemas Dengan Bahasa Emosional

Untuk itu, karena sasaran vaksinasi tahap II ini berpotensi sangat besar, Ahyani mengimbau, para penanggung jawab di instansi atau lembaga yang sesuai dengan kategori tahap II mendata anggotanya.

"Kami memohon bantuan kepada seluruh intansi vertikal, TNI, Polri, dan instansi lain termasuk kepada sasaran vaksin tahap 2 yakni pedagang pasar, ojek online, dan lainnya untuk segera melaporkan kepada kami sebelum batas waktu yang telah ditentukan," pintanya.

Selain itu, Ahyani juga optimis vaksinasi tahap I bisa selesai sesuai target. Meski pun penerima vaksinasi tahap I ternyata mengalami menambahan.

Menurut data per tanggal 8 Februari 2021, Kota Bandung telah melaksanakan vaksinasi hingga mencapai sekitar 91% atau total kurang lebih 27.600 orang (hasil total vaksinasi di fasilitas kesehatan dan vaksinasi masal) sasaran vaksin dari target yang telah ditentukan.

Seperti diketahui, sasaran awal penerima vaksin tahap I di Kota Bandung menurut SISDMK adalah sebanyak kurang lebih 23.000 penerima dengan dosis yang diterima oleh Kota Bandung adalah sebanyak 25.000 per dosis.

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Jabar. (Foto: Pemprov Jabar)
Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Jabar. (Foto: Pemprov Jabar)

Namun pada kenyataannya, setiap hari terjadi penambahan data penerima vaksin di SISDMK hingga menyentuh angka sekitar 30.000 penerima.

"Rekomendasi hasil konsultasi kami dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)adalah untuk menyelesaikan vaksinasi sesuai dengan data awal karena vaksin yang diberikan kepada kami pun sesuai dengan jumlah sasaran awalnya," ungkap Ahyani.

Meskipun terjadi penambahan sasaran pada tahap I, Ahyani mengatakan optimis bahwa proses vaksinasi tahap I akan rampung sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan.

"Hingga saat ini kami masih optimis bahwa progress tahap I ini masih sesuai dengan target yang diamanatkan yaitu hingga akhir Februari 2021," katanya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Tiongkok Masuk dengan Menyamar Pakai Baju Nakes

Baca Artikel Asli