KETIKA dunia berhadapan dengan COVID-19, seolah luluh-lantak tak berdaya. Salah satu cara berhadapan dengan virus ini adalah tetap berdiam #DiRumahAja.
Namun bagaimana kalau mengharuskan seseorang bepergian atas tugas atau kondisi yang mengharuskannya keluar dari rumah? Melansir dari NY Times, semua ini sangatlah membingungkan banyak orang. Oleh karena itu berikut beberapa tanggapan profesional kesehatan kepada orang yang terpaksa harus berpergian.
Baca Juga:Tips Menanggulangi Stres Anak Di Tengah Pandemi COVID-19 Berdasarkan Rentang Usia
Pentingkah penggunaan Masker? Philip M. Tierno, profesor mikrobiologi dan patologi di N.Y.U Langone Health New York City mengatakan bahwa penggunaan masker di dalam transportasi dengan ruang terbatas sangatlah penting.
Udara dapat masuk melalui celah, dan masker bisa memberikan sedikit perlindungan. Masker kain bisa membantu memberikan perlindungan itu. Masker seperti itu digunakan untuk meminimalisir penggunaan masker bedah yang diprioritaskan untuk tenaga medis. Jika dinilai kurang tebal, kamu dapat menambahkan beberapa lapis kain di dalamnya.
Yang tak pernah bosan disarankan adalah mencuci tangan. Aktivitas sederhana ini membantu menjauhkan virus. Menurut para profesional kesehatan, mencuci tangan dengan sabun dan air adalah garis pertahanan paling efektif dalam melawan beberapa virus, seperti batuk, pilek, dan penyakit lainnya.
Pikirkan saja dalam 24 jam kamu menyentuh berbagai macam alat yang bisa jadi terkontaminasi. Tentu saja kotoran-kotoran yang menempel di jemari-jemari mu akan masuk ke dalam tubuh dan berkembang menjadi penyakit.
Baca Juga:Cara @Bujanganurban Mengajak Pekerja Seni Terus Berkarya Saat Pandemi!
Mencuci tangan dapat mengurangi risiko infeksi pernapasan hingga 16 persen, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. "Jika sabun dan air tidak tersedia, pembersih tangan dengan alkohol lebih dari 60 persen berfungsi," tambah Dr. Tierno.
Bagaimana dengan meja dan kursi dalam transportasi? "Jangan makan dan minum di atas meja tersebut!" Ujar Dr. Tierno. Bagi orang yang hendak berpergian menggunakan transportasi umum, usahakan membawa pembersih, kemudian membersihkan meja dan kotoran sebelum ditempati.
Virus dapat bertahan di suatu lokasi selama 24 jam, sehingga kamu perlu waspada terhadap benda-benda di sekitarmu yang memiliki potensi penyebaran virus. Hal-hal kecil ini sepertinya membuat ribet saja. Namun akan lebih menjengkelkan lagi apabila kamu terkena COVID-19 karena suatu hal yang kecil. Untuk itu tetaplah waspada dan patuhi peraturan-peraturan untuk menekan penyebaran COVID-19 saat kamu terpaksa harus tetap berpergian. (nic)
Baca Juga:Vans #OffTheWallsChallenge, Menyulap Kardus Bekas Sepatu Jadi Sebuah Kreasi