Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Tradisi Indonesia

Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka

Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026

MERAHPUTIH.COM - KERATON Kasunanan Surakarta Hadiningrat menjalankan tradisi adat kirab malam 1 Suro, mengeluarkan pusaka dan tiga ekor kerbau bule Kyai Slamet, Rabu (17/6) pukul 00.00 WIB.

Tepat pada waktu tersebut, lonceng dibunyikan dan kirab diawali dengan barisan depan tiga ekor kerbau bule. PB XIV Hangabehi atau Mangkubumi melepas rombongan kirab di Sasono Sewaka, bagian pendapo Keraton Solo menuju keluar pintu Kori Kamandungan.

Kerbau bule diarak paling depan sebagai penunjuk jalan. Abdi dalem mengikuti bersama peserta kirab serta pusaka. Masyarakat antusias menyaksikan jalannya kirab dari Kamandungan Keraton Solo hingga sepanjang rute kirab.

Kirab keluar dari Kori Kamandungan melalui Jalan Supit Urang menuju Gladag dan Jalan Jenderal Sudirman. Dari sisi timur melewati Jalan Mayor Kusmanto sampai dengan Telkom belok ke timur menuju Jalan Kapten Mulyadi, lalu ke selatan lurus hingga simpang Baturono lalu belok ke barat ke Jalan Veteran dilanjutkan ke Yos Sudarso lalu Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke Keraton Solo.

Baca juga:

Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule



KGPH Panembahan Agung Tedjowulan mengatakan prosesi kirab 1 suro ini sudah setiap tahun diadakan Keraton Solo. “Secara keseluruhan kirab berjalan lancar. Kita doakan semua sesuai dengan rencana. Total ada 14 pusaka dikeluarkan,” kata Tedjowulan, Rabu (17/6).

Secara terpisah, PB XIV Purbaya di lokasi sama, Sasono Sewaka, tidak menggelar kirab malam 1 Suro dan hanya mengadakan doa bersama serta tahlil. Pengageng Paran Parakarsa PB XIV Purbaya, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat, menegaskan keputusan tidak ada kirab sesuai dawuh PB XIV Purbaya pada momen akhir.

“Kami dapat dawuh PB XIV. Pertimbangan berbagai macam hal, termasuk prioritas keselamatan pusaka dan lain hal, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Pakubuwono XIV (Purbaya) memutuskan untuk tidak miyoskan (mengeluarkan) pusaka malam hari ini," kata Kanjeng Dany, sapaan akrabnya.

Ia menyebut peringatan Malam 1 Suro tidak hanya kirab, tapi juga banyak hal lain yang bisa dilakukan. Salah satunya haul dalem Paku Buwono X.

"Peringatan Malam 1 Suro itu bukan cuma kirab. Akan tetapi, ada khaul dalem Paku Buwono X, terus ada wilujengan, ada doa bersama, ada iktikaf dan salat hajat di Masjid Pujosono, terus ada juga doa di Bandengan, dan lain sebagainya,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

2 Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro di 1 Rute, Jangan Sampai Ada Gesekan!





Baca Artikel Asli