Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Sabtu, 03 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) melalui Kemendag Peduli menyalurkan 100 unit tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (31/12/2025). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan kepada Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz.

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui program Kemendag Peduli. "Penyaluran 100 unit tenda darurat ini merupakan bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana, khususnya di Pasar Kuala Simpang. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas kembali berjalan," kata Iqbal.

Pasar Kuala Simpang merupakan pasar rakyat yang menjadi pusat niaga masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 ini merupakan pasar terbesar di Aceh Tamiang dan menampung 295 pedagang, yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.

Pasar Kuala Simpang menjadi satu dari 112 pasar rakyat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Selain di Aceh Tamiang, pasar terdampak lainnya juga tersebar di Kota Langsa, Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.

Baca juga:

RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total


Selain menyalurkan bantuan, Kemendag terus mengupayakan pemulihan pasar rakyat serta berbagai penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk di Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Kemendag juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus terjaga.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan aman dan lancar. Kami harap, pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas secara normal," pungkas Iqbal.(Asp)

Baca juga:

Sinyal dan Listrik Sudah Normal di Aceh Tamiang, Lumpur Masih Jadi Masalah





Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan