Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kejaksaan Agung Periksaan Belasan Orang Terkait Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026

MERAHPUTIH.COM - TIM 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret nama mantan JAM-Pidsus Febrie Adriansyah. Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjelaskan, dari belasan saksi yang diperiksa, sebanyak tujuh orang hadir memenuhi agenda pemeriksaan tersebut.

“Tim penyidik telah memanggil 13 orang saksi untuk dimintai keterangannya dan yang hadir memenuhi panggilan penyidik yaitu sebanyak tujuh saksi,” kata Anang kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/8).

Anang merinci, tujuh orang yang hadir, yakni TTS dan BH dari PT TBI, TB selaku direktur OBP, ACT selaku pengacara, S dari Bank Indonesia, MM dari PT P dan RC dari PT BBBU.

“Proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana,” ujar dia.

Baca juga:

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Pertanyakan Penyidikan TPPU, Soroti Putusan MK


Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam sejumlah perkara. Ia juga ditahan di Rutan KPK. Dalam perkara ini, Kejagung menerima dua tersangka yang dialihkan dari Polda Metro Jaya.

Mereka yakni pihak swasta Don Ritto dan eks JAM-Pidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Kejagung mengusut total empat sprindik terkait dengan pelimpahan kasus dari Polri.

Terakhir tim 9 telah menerbitkan sprindik baru terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara temuan emas seberat 74 kg dan uang tunai ratusan miliar rupiah di rumah Febrie di Sentul, Jawa Barat.

Sementara itu, tiga Sprindik sebelumnya mencakup kasus dugaan korupsi ASABRI, Krakatau Steel, dan Pengadaan Batubara PLTU yang sempat menyebabkan pemadaman listrik atau blackout.

Dalam kasus ini, telah dibentuk tim khusus berisikan sembilan jaksa senior yang mayoritas pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).(knu)

Baca juga:

Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa





Baca Artikel Asli