Merahputih.com - Penambahan kasus harian COVID-19 di Indonesia kembali meningkat per Kamis (22/7). Terdapat penambahan 49.509 orang terkonfirmasi positif COVID-19.
Penambahan itu membuat total kasus di Indonesia tembus 3 juta kasus atau 3.033.339. Sementara itu, jumlah pasien sembuh bertambah 36.370 orang.
Baca Juga:
Reaktif COVID-19, Puluhan Massa Pendukung Rizieq Digiring ke RS Wisma Atlet
Sehingga jumlahnya menjadi 2.392.923. Sedangkan pasien meninggal bertambah 1.449, sehingga totalnya menjadi 79.032.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong tracing pasien kontak erat dilakukan dengan cepat. Hal tersebut guna menurunkan laju penularan virus COVID-19 di Indonesia.
“Selain mengurangi mobilitas perlu testing terhadap suspek dan kontak erat perlu dilakukan dengan cepat,” ujar Jubir Vaksin COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.
Adapun hal tersebut diungkapkan melihat kondisi virus COVID-19 di Indonesia. Menurutnya, rasio (testing) kontak erat dan jumlah penduduk terbilang rendah.
“(testing) Kurang dari 5 persen kontak erat perminggu sementara target yang kita harapkan adalah lebih dari 9 persen (testing) kontak erat perminggu,” jelasnya.
Ia mengajak pemerintah provinsi dan pemerintah daerah turut meningkatkan kapasitas tracing.
Baca Juga:
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang
Menurutnya juga, pemerintah juga harus melibatkan unsur masyarakat.
“Dengan melibatkan kader, mahasiswa, bidan desa atauapun Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang mana dalam hal ini Kemenkes telah ikut mendukung sebagian anggaran operasionalnya melalui dana alokasi khusus non fisik yaitu yang kita kenal dengan BOK Puskesmas,” tandasnya. (Knu)