Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus Aktif Sentuh 4.000, Pemkot Yogyakarta Aktifkan Isoter dan Selter Kelurahan

Zulfikar Sy - Jumat, 04 Maret 2022

MerahPutih.com - Kasus aktif COVID-19 di wilayah Yogyakarta mencapai 4.003 orang pada Rabu (3/3).

Pemerintah Kota Yogyakarta mengaktifkan seluruh selter kelurahan dan dua selter isolasi terpusat (isoter).

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan, pihaknya mengoperasionalkan dua selter isolasi terpusat di Rumah Susun Bener Tower 1 dan 2.

Baca Juga:

Yogyakarta Genjot Promosi Kampung Wisata, Gaet Banyak Wisatawan

Ia mendorong para lurah dan perangkat desa aktif memeriksa kondisi rumah warga positif yang tengah isolasi mandiri (isoman).

"Kalau kondisi rumah tidak memungkinkan, perangkat desa harus aktif mengajak mereka ke isoter atau selter kelurahan. Jangan sampai mereka menulari anggota keluarga lainnya," tegas Haryadi di Yogyakarta, Rabu (3/3).

Haryadi juga mendorong lurah dan jajarannya memantau dana, mencatat warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah. Kebutuhan makanan dan obat-obatan warga yang sedang isoman harus terus dipenuhi. Pemkot saat ini telah mengaktifkan sejumlah dapur umum untuk memenuhi kebutuhan sandang warga isoman.

Ia meminta warga untuk tidak segan melapor ke perangkat di wilayah khususnya pengurus RT jika terkonfirmasi COVID-19.

“Data warga yang sedang isolasi mandiri ini sangat penting. Tujuannya agar kelurahan atau wilayah juga bisa melakukan pemantauan,” pungkas Hariyadi.

Baca Juga:

Kabar Gembira! KRL Yogya-Solo akan Diperpanjang sampai Stasiun Palur

Lurah Giwangan Dyah Murniwarini mengatakan, pihaknya sudah mengaktifkan gedung LPMK sebagai selter kelurahan sementara pada Senin (28/02). Selter dengan kapasitas enam ruangan tersebut disiapkan khusus untuk pasien yang berasal dari Kelurahan Giwangan. Satu ruangan diisi satu pasien.

"Sampai saat ini, selter isolasi kami belum terisi pasien. Warga masih bisa menjalani isolasi mandiri di rumah atau di selter isolasi terpadu. Kami tetap pantau mereka," katanya.

Ia berharap, walau banyak liburan panjang, kasus COVID-19 bisa menurun

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Okto Heru Santosa mengatakan, selter isolasi terpadu di Rusunawa Bener Tegalrejo berkapasitas 42 unit. Satu kamar diisi dua pasien.

Hingga saat Selasa 1 Maret 2022, Rusunawa Bener Tegalrejo sudah terisi 50 orang pasien COVID-19.

Pada Rabu (3/3), di Kota Yogyakarta terdapat tambahan 507 kasus baru COVID-19 dengan 198 pasien sembuh atau selesai isolasi. Empat pasien meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini terdapat 4.003 kasus aktif di kota tersebut. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

COVID Meroket, Sekolah di Yogyakarta Kembali Terapkan Pembelajaran Daring

Baca Artikel Asli