Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya

Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026

MERAHPUTIH.COM - KAPOLRI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bertemu 6.500 eks anggota Jemaah Islamiyah (JI) dari Provinsi Jateng, Jatim, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Edupark Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (30/8). Mantan Kapolresta Solo ini menyebut pertemuan ini bagian dari silaturahmi dan Tasyakuran Kemerdekaan HUT ke-81 RI antara Polri dan keluarga besar Garda Satya NKRI (eks anggota Jamaah Islamiyah) di Solo, Jawa Tengah.

“Ini tasyakuran HUT ke-81 RI, sekaligus juga bertemu dengan keluarga besar mantan pejuang Jemaah Islamiyah yang saat ini bergabung dalam Garda Satya NKRI," kata Sigit.

Ia mengatakan bentuk komitmen dan kontribusi Polri setelah mereka kembali ke NKRI. Polri melayani seluruh keluarga besar Garda Satya NKRI yang memiliki keterpanggilan untuk bisa memberikan kontribusi nyata kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami berdiskusi beliau-beliau memiliki keinginan kuat untuk kemudian bisa mengaktualisasikan apa yang beliau miliki di bidang-bidang yang saat ini sudah ditekuni. Baik kewirausahaan, ekonomi, bidang dakwah. Bahkan keterpanggilan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dan sosial seperti bencana ataupun hal-hal lain,” kata dia.

Baca juga:

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah





Kapolri menegaskan Polri sebagai garda terdepan bersama-sama Garda Satya NKRI selalu siap untuk berkontribusi dan siap juga untuk menghadapi berbagai macam ancaman tantangan yang bisa membahayakan bangsa dan NKRI.

“Kita bersama-sama bersatu menjaga keberagaman yang ada dalam satu ikatan NKRI. Kita jadikan bangsa ini maju sesuai dengan tujuan nasional kita. Semboyannya yakni 'seduluran sak lawase' (bersaudara selamanya)." tandasnya.

Ketua Garda Satya NKRI Ustaz Parawijayanto menyebut eks JI kembali ke pangkuan NKRI atas atas sukarela saat menyatakan membubarkan diri dan menyatakan deklarasi untuk kembali bergabung dengan NKRI.

“Kami bergabung lagi NKRI secara sukarela setelah JI bubar. Semua itu tidak lepas dari upaya dan program dari Densus 88 Mabes Polri yang merangkul eks JI untuk kembali menjadi NKRI,” ujar Parawijayanto

Ia menegaskan, mewakili Garda Satya NKRI, rasa terima kasih kepada Kapolri dan jajarannya yang mewakili negara. Eks JI ini juga ingin bisa berkontribusi lebih banyak untuk NKRI di masa depan.

“Kami kembali bukan berdasarkan tekanan, melainkan memang perubahan metode dalam menangani terorisme yang tepat, dan ini perlu didukung,” tandasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI





Baca Artikel Asli