MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas dan rekayasa arus kendaraan selama penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Ajang tahunan yang menjadi salah satu pameran terbesar di Indonesia tersebut digelar selama 32 hari, mulai Kamis, 11 Juni hingga Minggu, 12 Juli 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang menuju lokasi acara.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Kawasan Kemayoran
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, Kamis (11/6), pengaturan lalu lintas disiapkan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di sekitar kawasan Kemayoran selama Jakarta Fair berlangsung.
"Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu menarik minat masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu, kami telah menyiapkan pengaturan lalu lintas, kantong-kantong parkir, serta rute alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan," Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik sebelum berangkat ke lokasi acara.
Pengunjung Diimbau Gunakan Transportasi Umum
Untuk mempermudah mobilitas pengunjung, Dishub DKI Jakarta mendorong masyarakat memanfaatkan layanan transportasi umum yang telah terintegrasi menuju kawasan JIEXPO Kemayoran.
Pengunjung dapat menggunakan layanan Commuter Line melalui Stasiun Pasar Senen, Rajawali, dan Kemayoran. Selain itu, tersedia pula jaringan Transjakarta dan Mikrotrans dari berbagai wilayah seperti Blok M, Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Cililitan, Manggarai, Rawamangun, Ancol, Pluit, PIK, hingga kawasan penyangga seperti Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga:
Jakarta Fair 2026: Daftar Musisi, Jadwal Lengkap dan Harga Tiket
Daftar Layanan Transportasi Menuju Jakarta Fair 2026
Beberapa layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat antara lain:
- Koridor 14 (Senen–JIS): pukul 05.00–23.59 WIB
- Mikrotrans JAK24 dan JAK33: pukul 05.00–22.00 WIB
- Transjakarta 1W: pukul 05.00–22.00 WIB
- Koridor 2, 4, 7, dan 9: beroperasi 24 jam
- Layanan khusus Jakarta Fair PRJ2 dan PRJ3
- Hari kerja: pukul 14.00–23.00 WIB
- Akhir pekan: pukul 09.00–23.00 WIB
Selain itu, tersedia layanan pengumpan dari wilayah penyangga, yakni:
- P11 dari Bogor
- B25 dari Bekasi
- T11 dari Tangerang dan PIK
- SH2 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju jaringan Transjakarta
Rute Alternatif untuk Hindari Kepadatan
Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah rute alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi penyelenggaraan Jakarta Fair.
Dari Jalan Gunung Sahari Menuju Tanjung Priok
Pengguna jalan dapat melalui:
- Jalan Angkasa
- Jalan HBR Motik
- Jalan Danau Sunter Barat
- Jalan Sunter Permai/Jalan Danau Sunter Utara
Alternatif lainnya adalah melalui:
- Jalan Gunung Sahari
- Jalan R.E. Martadinata
- Dan seterusnya menuju tujuan akhir
Dari Tanjung Priok Menuju Jalan Gunung Sahari
Kendaraan dari arah Tanjung Priok menuju kawasan Senen atau Monas dapat melalui:
- Jalan R.E. Martadinata
- Jalan Gunung Sahari
- Dan seterusnya
Baca juga:
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Dibuka, Dishub DKI Siapkan 6 Kantong Parkir untuk Ribuan Kendaraan
Selama Jakarta Fair Kemayoran 2026 berlangsung, petugas Dishub akan bersiaga bersama unsur Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan.
Budi mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dengan kerja sama seluruh pihak, kami berharap pelaksanaan Jakarta Fair Kemayoran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," kata Budi.
Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat menghindari ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan di sekitar kawasan Kemayoran pada jam-jam puncak kunjungan serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini. (Asp)