Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Istana Minta Isu Presiden 3 Periode Tidak Dikaitkan dengan Maunya Jokowi

Andika Pratama - Sabtu, 02 April 2022

MerahPutih.com - Hanya lima persen publik yang mendukung gagasan presiden tiga periode. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang diumumkan pada Jumat 1 April 2022.

Menanggapi hal itu, Staf Khusus Menteri Sekertaris Negara Faldo Maldini meminta agar isu tersebut tidak dikaitkan dengan maunya Presiden Jokowi. Sebab, Jokowi tetap teguh dan menjalankan konstitusi.

Baca Juga

Survei SMRC Temukan Dua Isu Perlemah Penilaian Publik atas Kinerja Jokowi

Kita punya sistem dan ketatanegaraan yang berjalan, konstitusi yang menjadi acuan kita dalam bernegara. Di situ saja, tidak usah kita kembang-kembangkan," ujar Faldo Maldini kepada wartawan, Sabtu (2/4).

Faldo menjelaskan bahwa pihaknya selalu memperhatikan opini publik dalam bekerja sebagai dampak dan bukan tujuan utama.

"Tujuan utama kami tentu menyelesaikan persoalan kebutuhan masyarakat untuk bangkit dari pandemi ini. Artinya, kerja lebih keras," imbuhnya.

Baca Juga

SMRC: Cuma 5 Persen Publik Dukung Ide Presiden Tiga Periode

Kendati demikian, pria berdarah Minang ini menghargai apa pun bentuk opini publik karena telah menjadi bagian dari dinamika demokrasi. Karena menurutnya, sikap dan opini setiap orang harus dilindungi oleh negara.

"Sikapnya sejalan atau tidak dengan pemerintah, itu urusan lain. Tugas negara melindungi hak berpendapat setiap warga negara," ungkap Faldo yang juga politikus Partai Solidaritas Indonesia ini. (Knu)

Baca Juga

Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Tolak Ide Penundaan Pemilu

Baca Artikel Asli