Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adana aktivitas tektonik di wilayah perairan barat daya Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu berkekuatan Magnituo 5,4. Karakteristik gempa tergolong dangkal namun dipastikan tidak memicu potensi gelombang tsunami.
Info Gempa Magnitudo 5.4, 24 Juli 26 05.50 WIB,
Tulis BMKG.
Petugas pemantau memastikan belum menerima laporan mengenai kerusakan fisik bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan di perairan barat daya Enggano tersebut.
Parameter Teknis dan Lokasi Pusat Gempa
Hasil analisis BMKG menunjukkan titik pusat gempa berada pada kedalaman dangkal di tengah perairan Samudra Hindia.
Penentuan koordinat episentrum menjadi acuan penting analisis mitigasi kebencanaan wilayah pesisir Sumatra.
Parameter teknis gempa bumi di perairan Enggano pagi tadi:
-
Kekuatan Guncangan: Magnitudo 5.4.
-
Waktu Kejadian: Terjadi pada pukul 05.50 WIB.
-
Titik Koordinat: 5,98 Lintang Selatan dan 100,72 Bujur Timur.
-
Pusat Episentrum: Berlokasi 185 kilometer arah barat daya Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
-
Kedalaman Gempa: Berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.
-
Status Tsunami: BMKG menyatakan gempa bumi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Catatan Historis Aktivitas Seismik Bengkulu
Wilayah Provinsi Bengkulu secara geografis terletak pada jalur perbatasan lempeng aktif, sehingga memiliki rekam jejak aktivitas seismik cukup tinggi.
Catatan historis menunjukkan deretan peristiwa gempa bumi pernah mengguncang kawasan pesisir ini dalam kurun waktu sebelumnya.
Rekapitulasi data peristiwa gempa dan dampaknya di wilayah Bengkulu:
-
Peristiwa 23 Mei 2026: Gempa berkekuatan 5,3 magnitudo berpusat di perairan barat daya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kedalaman 17 kilometer tanpa memicu tsunami.
-
Peristiwa 23 Mei 2025: Gempa tektonik menyebabkan kerusakan fisik cukup besar di wilayah Provinsi Bengkulu.
-
Total Bangunan Rusak (Mei 2025): Pemerintah daerah mencatat sebanyak 155 unit bangunan mengalami kerusakan kategori berat, sedang, hingga ringan.
-
Jumlah Rumah Rusak Berat (Mei 2025): Sebanyak 42 unit rumah warga mengalami rusak berat sehingga harus dirobohkan.
-
Penanganan Bencana: Pemerintah pusat menyalurkan bantuan perbaikan rumah warga, sementara pemerintah daerah melakukan rekonstruksi pemulihan fasilitas publik.
BMKG terus mengimbau warga kawasan pesisir Bengkulu agar tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

