Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Inspeksi Harga Kebutuhan Pokok, Walkot Solo Soroti Daya Beli Masyarakat Turun

Dwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - TIM gabungan Pemkot Solo melakukan inspeksi harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Nusukan, Solo. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan harga bapokting aman hingga menyambut Lebaran.

Dalam inspeksi tersebut Wali Kota Solo Respati Ardi menyoroti daya beli masyarakat turun pada Lebaran tahun ini. Respati mengatakan, untuk harga seperti beras, minyak, telur, gula dan daging masih stabil. Namun, banyak keluhan dari pedagang karena daya beli di pasar tradisional mulai menurun.

“Kami mendapati daya beli masyarakat turun. Ini perlu adanya tindakan. Instansi terkait membuat gerakan mengajak warga kembali berbelanja ke pasar tradisional,” ujar Respati, Selasa (10/3).

Ia mengatakan upaya ini dilakukan agar roda perekonomian di Kota Solo bisa meningkat dan merata. “Daya beli yang perlu kita pacu lagi. Tadi banyak disampaikan ada kacang mete tadi bisa beli online, snack kering bisa beli online. Nah, ini juga harus ada diversifikasi cara beli, tapi saya ada program untuk mengampanyekan kembali belanja ke pasar karena experience belanja di pasar sangat penting, interaksi antarmasyarakat juga menjadi penting,” kata dia

Ia menegaskan pihaknya juga akan meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar tiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa menyuplai bahan pokok dari pasar. “Hal pertama yakni SPPG yang akan kita fokuskan untuk kita kerja sama dengan rekan-rekan SPPG yang lain. Kita gerakkan SPPG belanja ke pasar sekitar,” ucap dia.

Baca juga:

Lebaran, Kepadatan Lalin Solo Diprediksi Naik 5 Persen



Dia mengaku sedang membuat surat edaran (SE) dengan kepala dinas supaya harga bisa sesuai dengan harga satuan SPPG dalam membuat produk MBG. “Standardisasi mungkin yang punya kewenangan BGN, tapi kita di pemkot mengimbau SPPG bisa belanja di pasar supaya tidak memutus mata rantai pasar tradisional,” tegasnya.

Pemimpin Bulog Kantor Cabang Surakarta Nanang Harianto mengatakan stok bahan pangan menjelang Lebaran dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras di Solo mencapai 68 ribu ton dan minyak 500 ribu liter. Ketersediaan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan mendatang. “Secara stok aman dan harga stabil. Harapannya, masyarakat jangan khawatir, jangan panic buying, karena semua masih cukup secara stok maupun dari harganya stabil. Tidak ada kenaikan,” kata Nanang.

Dia menambahkan, dari Bulog sendiri juga dijaga harganya, minyak Rp 14.500 kemudian beras ada Rp 11.000 dan bisa didapatkan di pasar-pasar. Respati juga mengajak masyarakat untuk dapat kembali meramaikan pasar-pasar tradisional dengan membeli kebutuhan pokok secukupnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Jelang Idul Fitri 2026, Polda Metro Jaya Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Kopro



Baca Artikel Asli