Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

India dan Korea Selatan Siapkan Pasukan Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Zulfikar Sy - Kamis, 22 April 2021

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memastikan proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan bagian utara Bali terus dilakukan secara intensif.

Prabowo menyebut, sejumlah negara telah menawarkan untuk membantu upaya pencarian.

"Negara-negara lain menawarkan bantuan Korea Selatan tadi menghubungi siap membantu. India siap membantu," kata Prabowo dalam konferensi pers, Kamis (22/4).

Baca Juga:

Jokowi Pastikan Seluruh Kekuatan Dikerahkan Cari KRI Nanggala 402

Terkait penyelamatan KRI Nanggala 402, Prabowo Subianto menyebut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono jadi pengendali operasi di saat ada bantuan dari sejumlah negara.

"Kita mempersilakan KSAL untuk meneruskan pencarian, tentu Panglima TNI mengendalikan semua operasi," kata dia.

Prabowo mengatakan, bantuan dari kedua negara ini lantaran persoalan hilang kontaknya KRI Nanggala 402 merupakan persoalan kemanusiaan.

Dokumentasi - Kkapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Dokumentasi - Kapal selam KRI Nanggala-402 setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Prabowo berharap dengan bantuan seluruh pihak, termasuk dari negara lain upaya pencarian dapat membuahkan hasil dan awak KRI Nanggala dapat segera diselamatkan.

"Ini masalah kemanusiaan. Kita semua berdoa agar hasilnya yang terbaik untuk kita semuanya," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut, kapal selam milik TNI sedang dalam proses peremajaan. Tiga unit yang merupakan kerja sama produksi dengan Korea Selatan sedang dalam tahap uji coba.

"Kita sedang merencanakan peremajaan. Kita baru adakan tiga kapal selam baru dari Korea Selatan, masih terus diadakan uji coba," kata purnawirawan Jenderal bintang tiga ini.

Baca Juga:

Malaysia dan Singapura Ikut Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Prabowo melanjutkan, persenjataan TNI memang sudah seharusnya diremajakan sejak lama.

Namun, TNI selalu mengalah karena anggaran diutamakan untuk kesejahteraan rakyat.

"TNI selalu siap untuk menghadapi keadaan dengan alat yang ada, dirawat dengan sebaik-baiknya, digunakan dengan seefisien mungkin," sebut mantan capres ini.

Dia berjanji akan segera memperbarui alutsista TNI.

"Ini mendesak, kita harus modernisasi lebih cepat. Saya yakin dalam waktu dekat alutsista bisa dimodernisasi tiga matra," tuturnya. (Knu)

Baca Juga:

Cari Kapal Selam, KRI RE Martadinata Sempat Deteksi Pergerakan Bawah Air

Baca Artikel Asli