MerahPutih.com - Memasuki hari keenam pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Polri terus menjalankan operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak.
Sejak awal bencana hingga Kamis (20/8), personel Polri terus dikerahkan untuk membantu evakuasi, melayani masyarakat di pengungsian, mendistribusikan bantuan, serta mendukung kebutuhan komunikasi dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Kamis (20/8), pengerahan kekuatan Polri terus dilakukan secara konsisten dengan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Kami memastikan penanganan terus berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,
Karopenmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko
Brimob Bantu Evakuasi Korban Gempa
Konsistensi tersebut terlihat dari aktivitas Korbrimob Polri BKO Polda NTT yang hingga Kamis (20/8) masih melaksanakan berbagai tugas kemanusiaan.
Sebanyak 10 personel Korbrimob yang dipimpin Ipda Alfonsius Anselmus membantu proses evakuasi korban menuju Posko Kesehatan Pengungsian di Desa Damer, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Proses evakuasi tersebut dilakukan bersama Basarnas.
Selain membantu evakuasi, personel Korbrimob juga mendukung kebutuhan komunikasi dan kelistrikan di lokasi pengungsian.
Baca juga:
BNPB Pastikan Bantuan Pemerintah dan Presiden Prabowo Diterima Warga Terdampak Gempa NTT
Starlink Dipasang untuk Dukung Komunikasi Pengungsi
Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel TIK Korbrimob memasang Starlink dan Wontech di Posko Brimob.
Perangkat tersebut digunakan untuk mendukung akses komunikasi dan kebutuhan daya listrik bagi pengungsi serta relawan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi pascabencana yang masih berlangsung.
Sementara itu, lima personel Korbrimob yang dipimpin Danki Penugasan AKP Roy Ronaldo Dansu melakukan pendataan dan penyaluran bantuan di Posko Terpadu Polri Peduli Bencana Barangkolong.
Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan dasar batita, balita, dan masyarakat terdampak, termasuk sembako.
“Selama masa tanggap darurat, pelayanan dan dukungan akan terus kami lakukan,” kata Trunoyudo.
Baca juga:
Polri Kirim 247,66 Ton Bantuan ke NTT, Logistik Terbaru Diangkut Pesawat CN 295
Polri Kirim 249,2 Ton Bantuan
Selain pengerahan personel, dukungan logistik dan kemanusiaan Polri terus bergerak menuju wilayah terdampak gempa bumi di NTT.
Hingga Kamis (20/8), sedikitnya 249,2 ton bantuan logistik dan kemanusiaan telah dikirimkan Polri untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 247,66 ton bantuan yang telah dikirim hingga 18 Agustus 2026, ditambah pengiriman logistik terbaru melalui jalur udara pada 19 Agustus 2026.
Dengan dukungan personel di lapangan dan distribusi logistik yang terus berjalan, Polri melanjutkan operasi kemanusiaan selama masa tanggap darurat.
Memasuki hari keenam pascagempa, Brimob terus bergerak, personel Polri terus melayani, dan bantuan logistik terus dikirim menuju wilayah terdampak.
Sejak awal bencana hingga hari ini, Polri konsisten hadir untuk membantu, melindungi, dan memastikan masyarakat terdampak gempa di NTT tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. (Knu)