MERAHPUTIH.COM — LIONEL Messi segera memasuki babak baru dalam kariernya. Setelah mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina seusai kekalahan di final Piala Dunia melawan Spanyol, Messi bersiap melakoni laga perpisahan ke-208 sekaligus laga terakhirnya bersama ‘Albiceleste’ dalam laga persahabatan melawan Benin.
Kendati kariernya sebagai pemain di tingkat klub bersama Inter Miami masih berlanjut, pertanyaan besar mulai bermunculan: Langkah apa yang akan diambil sang legenda setelah benar-benar menggantung sepatunya?
Messi sendiri menegaskan ia tidak akan pernah bisa lepas dari dunia sepak bola. Namun, alih-alih menjadi pelatih di pinggir lapangan, pemain berjuluk ‘La Pulga’ ini telah menyiapkan peta jalan karier yang matang di dunia bisnis dan kepemilikan klub.
Baca juga:
Prediksi Argentina vs Benin: Pesta Gol Laga ke-208 Lionel Messi Terakhir Pakai Nomor Keramat 10
Pemilik Klub Murni, bukan Pelatih
Saat ditanya mengenai pilihannya menjadi juru taktik atau pemilik klub, Messi tanpa ragu memilih jalur pemilik. Bagi Messi, menjadi seorang pelatih membawa beban harian yang terlalu menyita pikiran. Sebagai pemilik, ia bisa menentukan arah strategi klub dari balik layar. Meski demikian, ia mengaku tetap ingin terlibat aktif dalam keputusan-keputusan krusial.
Seperti dilansir BBC Sport, fondasi kekuasaan Messi di dunia sepak bola bahkan sudah mulai dibangun.
Di Spanyol, Messi merambah sepak bola Spanyol dengan membeli UE Cornella, klub divisi kelima yang berfokus pada pembinaan pemain muda, serta CD Eldense di divisi kedua. Eldense diproyeksikan menjadi armada utama proyek sepak bolanya dengan target menembus kasta tertinggi, yakni La Liga.
Bersama sahabatnya, Luis Suarez, Messi mendirikan Deportivo LSM pada Mei 2025 di Uruguay. Tim itu langsung sukses meraih promosi ke divisi ketiga Uruguay pada musim pertamanya.
Sementara itu, di Amerika Serikat, sebagai bagian dari klausul kontraknya di Inter Miami, Messi dipastikan akan memiliki porsi saham di klub tersebut setelah pensiun kelak.
Baca juga:
Lionel Scaloni Bicara Masa Depan Argentina setelah Ditinggal Lionel Messi, Yakin Tetap Bersinar
Kepedulian pada Sepak Bola Usia Dini
Selain memiliki klub, kecintaan Messi terhadap pengembangan pemain muda menjadi pilar penting dalam rencana setelah pensiunnya. Hal itu ia buktikan lewat penyelenggaraan turnamen tahunan Messi Cup untuk kategori usia di bawah 16 tahun (U-16).
Bukan sekadar menempelkan nama, Messi terlibat langsung dalam jalannya kompetisi. Pada edisi terbaru di fasilitas latihan Inter Miami, turnamen ini berkembang pesat dengan menghadirkan 16 akademi papan atas dunia, termasuk Barcelona, Atletico Madrid, Chelsea, Inter Milan, dan Arsenal.
Baca juga:
Era Lionel Messi Berakhir, Lautaro Martinez Jadi Calon Kapten Timnas Argentina
Kerajaan Bisnis di Luar Lapangan
Di luar industri olahraga, Forbes memperkirakan total kekayaan Messi telah menembus USD 1,1 miliar (sekitar Rp 17,3 triliun). Jumlah fantastis itu ditopang portofolio bisnis yang kian membesar.
Properti dan Perhotelan
Messi memiliki jaringan hotel boutique bernama MiM Hotels yang kini dikelola di bawah bendera Melia Collection. Di kampung halamannya, Rosario, ia berinvestasi dalam proyek hunian mewah Carrasco M.
Kuliner & Gaya Hidup
Ia diketahui bermitra dengan jaringan restoran El Club de la Milanesa yang berekspansi ke Katalonia, serta menjalin kerja sama jangka panjang dengan merek perlengkapan minum ternama, Stanley, untuk merilis koleksi mate miliknya sendiri.
Sponsor Seumur Hidup
Kontrak seumur hidup bersama Adidas yang ditandatangani sejak 2017 tetap menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar Messi.
Kini, kepemimpinan bisnis keluarga yang dulu dirintis mendiang ayahnya, Jorge Messi, telah ditangani tim profesional berpengalaman yang sangat dipercayainya. Dengan kerangka bisnis dan investasi yang kokoh, Messi siap melangkah ke babak baru dalam kehidupannya. Ia bukan lagi sebagai penyihir di dalam lapangan, melainkan siap menjelma sebagai pebisnis dan pemilik klub yang siap mengukir warisan baru.(dwi)
Baca juga:
Beli 100 Persen Saham, Lionel Messi Akan Jadi Pemilik Klub Liga Spanyol Segunda Division