Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 KM, Waspadai Banjir Lahar di 4 Sungai Ini!

Wisnu Cipto - Senin, 13 April 2026

MerahPutih.com - Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, kembali mengalami erupsi pada Senin (13/4) pagi.

Pos Pengamatan Gunung Semeru melaporkan erupsi terakhir terjadi pukul 09.23 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter atau 1 kilometer (Km) di atas puncak atau 4.676 mdpl.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 113 detik,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam rilis resminya, dikutip Senin (13/4).

Baca juga:

Wisata Ranu Regulo Kaki Semeru Ditutup Imbas Cuaca Ekstrem, Ratusan Wisatawan Terdampak

7 Erupsi Sejak Pukul 05.45 WIB

Pos Pantau juga mencatat Semeru sejak pagi tadi pukul 05.45 WIB, sudah mengalami enam kali erupsi. Variasi tinggi kolom abu antara 500 hingga 1.000 meter. Erupsi terjadi beruntun pada pukul 05.45, 07.36, 07.52, 08.17, 08.53, dan terakhir 09.23 WIB.

Gunung Semeru saat ini berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Untuk itu, Pos Pantau mengimbau masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.

“Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tandas Sigit.

Baca juga:

Permukiman Warga Tidak Terdampak Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru

Ancaman Awan panas, Guguran Lava, dan Lahar

Masyarakat sekitar juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Radius berbahaya meliputi 500 meter dari tepi sungai di sekitar Semeru karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak. (*)

Baca Artikel Asli