MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Rabu bagi aparatur sipil negara (ASN).
"Mulai minggu depan, mulai minggu depan WFH kita jatuhnya pada hari Rabu," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam keterangannya kepada media, dikutip Kamis (26/3).
Khofifah menjelaskan penetapan WFH ASN Pemprov Jatim ini diambil untuk menekan mobilitas dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakstabilan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah sesuai instruksi pemerintah pusat.
Sehari Pangkas Konsumsi BBM 28 Kilometer Tiap ASN Jatim
Menurut dia, pemilihan WFH hari Rabu telah melalui proses pertimbangan matang yang diambil bersama Wakil Gubernur Emil Dardak.
Gubernur menjelaskan hasil kalkulasi mereka rata-rata jarak tempuh ASN menuju kantor mencapai 28 kilometer pulang-pergi, sehingga WFA satu hari akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi BBM.
"Hitung-hitungan Pak Wagub itu 14 kilometer kira-kira ke kantor gitu ya, jadi kalau PP rata-rata ya average-nya itu 28 km per day dan itu berarti kita butuh BBM sekian gitu," tuturnya.
ASN Sektor Pendidikan Tidak Ikut WFH
Untuk diketahui, pemberlakukan WFH tiap Rabu itu akan berlaku bagi 81 ribu ASN Jatim di berbagai sektor pemerintahan.
Namun dilansir dari Antara, sekitar 40 ribu ASN Jatim di sektor pendidikan tetap bekerja secara luring demi menjaga kualitas pembelajaran di sekolah. (*)