Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM

Ilustrasi: Gunung Semeru Erupsi.(foto: humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Erupsi Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, semakin aktif pagi ini. Tercatat, sedikitnya telah terjadi lima kali erupsi sejak Kamis pukul 05.11 WIB, dengan tinggi letusan 500 meter hingga 1,2 kilometer (km) dari puncak gunung.

Tinggi Letusan 500 M hingga 1,2 KM

Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat erupsi pertama Semeru hari ini terjadi pukul 05.11 WIB dengan kolom abu setinggi 800 meter, berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Semburan erupsi tertinggi terjadi saat erupsi kedua satu jam lebih berselang.

Baca juga:

Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 KM, Waspadai Banjir Lahar di 4 Sungai Ini!

“Erupsi kedua terjadi pukul 06.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam rilis resminya, dikutip Kamis (16/4), pukul 09.45 WIB.

Tidak berselang lama, pukul 06.57 WIB, kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu 1.100 meter. Erupsi keempat tercatat pukul 07.08 WIB dengan tinggi 500 meter, disusul erupsi kelima pukul 07.32 WIB dengan tinggi 700 meter.

Baca juga:

Kondisi Semeru Terkini, Didominasi Aktivitas Vulkanik Gempa Letusan

Semeru Status Siaga III

Gunung Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.

“Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tandas Liswanto, dilansir Antara.

PVMBG juga mengingatkan potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga bisa terjadi di anak sungai dari Besuk Kobokan.

#Erupsi Semeru #Gunung Semeru #Gunung Berapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Suara dentuman Gunung Semeru bikin kaget warga Lumajang? Tenang, BPBD ungkap alasannya. Cek status aktivitas Semeru hari ini dan batas radius aman terbarunya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Jangan Panik! Dentuman Gunung Semeru Terdengar Keras, Ini Penjelasan Resmi BPBD Lumajang
Indonesia
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Suhu dan konsentrasi gas yang sangat tinggi tersebut dinilai juga mampu membakar material belerang yang menempel di sekitar dinding kawah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Kedelapan pendaki tersebut resmi masuk daftar hitam atau blacklist yang berlaku untuk kunjungan ke seluruh kawasan konservasi di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9).
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Semeru Erupsi Minggu Pagi, Kolom Letusan 1.000 Meter, Jalur Pendakian Ditutup
Indonesia
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Fenomena dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdengar jelas hingga Bandung Raya yang jaraknya mencapai 700 Kilometer (KM) memunculkan pertanyaan publik.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Bagikan