MerahPutih.com - Erupsi Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, semakin aktif pagi ini. Tercatat, sedikitnya telah terjadi lima kali erupsi sejak Kamis pukul 05.11 WIB, dengan tinggi letusan 500 meter hingga 1,2 kilometer (km) dari puncak gunung.
Tinggi Letusan 500 M hingga 1,2 KM
Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat erupsi pertama Semeru hari ini terjadi pukul 05.11 WIB dengan kolom abu setinggi 800 meter, berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Semburan erupsi tertinggi terjadi saat erupsi kedua satu jam lebih berselang.
Baca juga:
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1 KM, Waspadai Banjir Lahar di 4 Sungai Ini!
“Erupsi kedua terjadi pukul 06.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam rilis resminya, dikutip Kamis (16/4), pukul 09.45 WIB.
Tidak berselang lama, pukul 06.57 WIB, kembali terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu 1.100 meter. Erupsi keempat tercatat pukul 07.08 WIB dengan tinggi 500 meter, disusul erupsi kelima pukul 07.32 WIB dengan tinggi 700 meter.
Baca juga:
Kondisi Semeru Terkini, Didominasi Aktivitas Vulkanik Gempa Letusan
Semeru Status Siaga III
Gunung Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
“Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tandas Liswanto, dilansir Antara.
PVMBG juga mengingatkan potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi lahar juga bisa terjadi di anak sungai dari Besuk Kobokan.